Pekan 21 : Inter Mantap Dipuncak
Keberhasilan skuad yang diarsiteki Jose Mourinho memperkokoh posisinya di puncak klasemen memang tak lepas dari kekalahan 1-2 yang dialami runner-up Juventus atas Udinese pada saat bersamaan. Dengan ini, La Beneamata mantap dipuncak klasemen dengan poin 49 atau unggul enam poin atas Bianconerri.
Sementara bagi Catania, kekalahan ini membawa skuad berjuluk Rossoblu tersebut harus turun satu strip ke posisi 13 klasemen dengan raihan 26 poin, hasil dari 7 kali menang, 5 imbang dan 9 kekalahan.
Sejak babak pertama dibunyikan wasit, Inter yang kembali diperkuat bomber mautnya Zlatan Ibrahimovic tampil perkasa dan mendominasi penuh jalannya laga. Alhasil, baru lima menit babak pertama bergulir, Nerazzurri langsung unggul cepat melalui gol yang dicetak Dejan Stankovic.
Berawal dari penetrasi Julio Cruz di sisi lapangan yang kemudian melepaskan umpan kaki kiri terukur ke jantung pertahanan Catania, membuat Stankovic yang berdiri bebas tanpa kesulitan menceploskan bola melewati hadangan kiper Albano Bizzarri. 1-0 Inter unggul.
Unggul satu gol membuat semangat pemain Inter semakin membara dan terus menekan pertahanan Rossoblu. Namun, permainan agresif yang diperagakan para pemain Inter harus dibayar mahal dengan dikeluarkannya gelandang Sulley Muntari pada menit ke-30.
Muntari yang dikenal memiliki tipikal permainan keras ala Premier League, diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Giacomo Tedesco. Bermain dengan sepuluh pemain, Inter sedikit mengendurkan serangan, sementara Catania mulai tampil agresif. Sayang, hingga babak pertama usai Catania gagal menyamakan kedudukan. Skor tetap 1-0 untuk Inter.
Di babak kedua, Catania coba mengambil inisiatif serangan melalui serangan cepat yang dibangun oleh Giuseppe Mascara dan Takayuki Marimoto. Sayang, kerjasama apik kedua pemain tersebut belum mampu menembus rapatnya pertahanan La Beneamata.
Petaka bagi Catania datang di menit ke-70. Melalui skema serangan balik cepat yang dibangun Stankovic dan kemudian melepaskan umpan terobosan brilian, Zlatan Ibrahimovic yang menyongsong bola sukses memperdaya Bizzarri yang sudah terlalu jauh meninggalkan sarangnya. 2-0 Inter unggul.
Di sisa 20 menit pertandingan, Catania terus menekan Inter yang mulai fokus menjaga pertahanan guna mengamankan tiga poin. Namun, lagi-lagi duet Mascara dan Gionatha Spinesi yang masuk pada babak kedua gagal memaksimalkan peluang. Hingga laga usai Catania harus tertunduk dengan kekalahan 2-0.
Susunan Pemain:
Catania: A. Bizarri, C. Capuano/C.Llama, L. Stovini, C. Silvestri, M. Silvestre, G. Tedesco, D. Baiocco, T. Morimoto, G. Mascara, M. Paolucci/G. Spinesi, J. Martinez.
Inter Milan: Julio Cesar, N. Burdisso, I. Cordoba, Maicon, D. Santon/N.Rivas, E. Cambiasso, D. Stankovic/ Luis Filipe Madeira Caeiro, J. Zanetti, S. Muntari, J. Cruz/Maxwell, Z. Ibrahimovic.
Tanpa didampingi pelatih Jose Mourinho dan main 10 orang, Inter Milan mampu menang 2-0 atas Catania. Praktis, kemenangan ini mendapatkan pujian dari asisten pelatih Beppe Baresi, yang untuk sementara menggantikan posisi Mourinho."Saya sangat bangga bisa berada di kursi pelatih pada malam ini. Kami telah memainkan permainan luar biasa, ini sama dengan Inter terdahulu. Tidak akan mudah mengontrol permainan dengan 10 pemain melawan 11," kata Baresi.
"Ini merupakan hari yang sangat penting. Kami sudah menunjukkan karakter kami, jika tim lain menelan kekalahan, maka kami makin senang," lanjutnya kepada Sky, Kamis (29/1/2009).
Hasil pekan 21
| Atalanta - Bologna | 0-1 |
| Cagliari - Siena | 1-0 |
| Catania - Inter | 0-2 |
| Chievo - Lecce | 1-1 |
| Fiorentina - Napoli | 2-1 |
| Milan - Genoa | 1-1 |
| Roma - Palermo | 2-1 |
| Sampdoria - Lazio | 3-1 |
| Torino - Reggina | 0-0 |
| Udinese - Juventus | 2-1 |
Klasemen hingga pekan 21
| 1 | Inter | 21 | 49 |
| 2 | Juventus | 21 | 43 |
| 3 | AC Milan | 21 | 41 |
| 4 | Genoa | 21 | 37 |
| 5 | AS Roma | 21 | 36 |



