Saturday, September 26, 2009

Pekan 6
Sampdoria 1-0 INTER
Tersandung

Genoa - Giampaolo Pazzini jadi mimpi buruk Inter kala melawan Sampdoria, Sabtu(26/9/2009) malam WIB. Gol tunggal Pazzini memberikan kekalahan pertama Nerazzuri di Seri A musim ini.

Dalam laga yang dihelat di Luigi Feraris, Inter sebenarnya relatif tampil dominan dengan menghasilkan beberapa peluang lewat duet Samuel Eto'o dan Diego Milito di depan. Namun lemahnya penyelesaian akhir dan kokohnya lini belakang Sampdoria membuat Inter kesulitan mencetak gol.

Kekalahan 0-1 ini membuat Inter harus merelakan tampuk klasemen beralih ke tangan Il Samp yang memiliki 15 poin dari enam laga yang telah dijalani. Pasukan Jose Mourinho ini untuk sementara tertahan di peringkat kedua dengan 13 poin.

Jalannya pertandingan

Tak banyak peluang yang dihasilkan kedua tim pada 20 menit laga berjalan. Baru pada menit ke-23, Inter membuka kesempatan pertama untuk mencetak gol lewat Esteban Cambiasso.

Diawali bola panjang ke sisi kiri jauh pertahanan Sampdoria, Milito yang berhasil mengejar bola pun lantas mengirimkan kepada Cambiasso. Namun tendangan first time gelandang Argentina itu masih dapat ditepis oleh kiper Sampdoria.

Di menit ke-28 Milito sukses melewati hadangan tiga pemain Sampdoria di dalam kotak penalti. Namun, tendangan terlalu lemah dan masih tepat di pelukan Luca Castelazzi.

Tendangan keras Reto Ziegler dari jarak 27 meter masih bisa dimentahkan oleh Julio Cesar dan menutup babak pertama dengan skor 0-0.

Pada menit ke-55, tendangan kerasa Mario Balotelli yang membentur salah seorang bek lawan memaksa Castelazzi menepis bola dan rebound pun gagal dimanfaatkan oleh Milito yang terpeleset.

Samuel Eto'o punya kesempatan untuk mencetak gol pada menit ke-70. Menerima umpan dari Milito, Eto'o melepaskan tendangan first time yang masih melebar di sisi kanan gawang Sampodria.

Sampdoria akhirnya mampu unggul di menit ke-72 melalui gol Pazzini. Menerima umpan Mannini dari sisi kanan, Pazzini yang merangsek dari belakang pun dengan mudah menceploskan bola ke jala Cesar yang sudah mati langkah.

Pada menit ke-84 Inter sebenarnya mencetak gol melalui Lucio. Sayang bek Brasil itu sudah terperangkap offside saat membelokkan tendangan Ricardo Quaresma.

Hingga laga berakhir, papan skor tetap menunjukkan angka 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Susunan pemain:

Sampdoria: Castelazzi, Mannini (Franceschini 81') , Gastadello, Lucchini, Ziegler, Palombo, Stankevicius, Poli (Tissone 65'), Cassano, Belucci (Zauri 69'), Pazzini.

Inter: Cesar, Maicon, Lucio, Samuel, Santon, Vieira (Stankovic 61'), Cambiasso (Quaresma 74'), Zanetti, Balotelli (Chivu 62'), Eto'o, Milito.

Pekan 5
INTER 3-1 Napoli
Duet Maut

Milan
- Duet maut milik Inter Milan Samuel Eto'o dan Diego Milito kembali jadi otak dibalik kemenangan timnya. Keduanya mencetak gol saat Il Nerazzuri menang 3-1 atas Napoli.

Laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Kamis (24/9/2009) dinihari WIB, seluruh gol dalam laga ini tercipta di babak pertama. Eto'o dan Milito membawa Inter unggul dua gol cepat di lima menit laga berjalan dan Lucio jadi pencetak gol ketiga tuan rumah.

Sementara itu Napoli mencetak gol hiburan melalui Ezequiel Lavezzi. Hingga pekan kelima ini, duet Eto'o dan Milito sudah menghasilkan delapan gol, di mana Eto'o tiga gol dan Milito lima gol.

Raihan tiga poin ini membawa anak asuh Jose Mourinho memimpin pucuk klasemen sementara dengan 13 poin. Il Partenopei -julukan Napoli- terdampar di peringkat ke-17 dengan empat poin.

Jalannya pertandingan

Eto'o membuka keunggulan Inter pada menit ke-3 lewat sepakannya di dalam kotak penalti memanfaatkan bola hasil sepak pojok. Tak sampai dua menit kemudian, sebuah umpan tarik Maicon mampu dituntaskan Milito dengan baik untuk membuat Inter unggul 2-0.

Napoli pun memperoleh kesempatan pertamanya pada menit ke-11. Sundulan Fabio Quagrialella meneruskan assist Christian Maggio masih melayang di atas mistar gawang Julio Cesar. Enam menit berselang, Quagrialella melalui tandukannya kembali membuat Cesar harus bersusah payah men-tip bola.

Pada menit ke-20, Eto'o menyia-nyiakan peluang untuk mencetak gol setelah Milito mengirimkan umpan daerah kepadanya.

Lucio memaksa kiper Napoli Morgan de Sanctis memungut bola untuk ketiga kalinya dalam laga ini pada menit ke-31. Memanfaatkan corner Wesley Sneijder, tandukan bek Brasil dari jarak dekat mengoyak gawang lawan.

Lima menit sesudahnya, Napoli menghidupkan peluangnya di laga ini setelah Lavezzi mencetak gol melalui tendangan dari jarak dekat yang menaklukkan Cesar.

Juan Zuniga hampir mencetak gol kedua Napoli dalam laga ini andai tendangan keras dari jarak 25 yard tak mampu ditepis dengan baik oleh Cesar. Skor 3-1 pun membawa kedua tim mengakhiri babak pertama.

Pada menit ke-68, Walter Samuel yang berdiri di tiang jauh menerima umpan free kick Maicon hampir membawa Inter kembali menjauh, kalau saja De Sanctis tak sigap mengamankan bola tersebut.

Hingga laga berakhir tak banyak peluang yang diciptakan kedua tim dan papan skor pun tetap memunculkan angka 3-1 untuk kemenangan Inter.

Susunan pemain:

Inter: Cesar, Chivu, Samuel, Lucio, Maicon, Cambiasso, Zanetti, Stankovic, Sneijder(Muntari 45'), Milito, Eto'o.

Napoli: De Sanctis, Santacroce(Aronica 60'), Cannavaro, Contini, Gargano, Hamsik, Maggio(Denis 68'), Bogliacino, Zuniga, Lavezzi, Quagrialella.

Pekan 4
Cagliari 0-2 INTER
Milishow

Milan - Diego Milito mencetak dua gol saat membawa Inter Milan mengatasi Cagliari 2-1. Namun pelatih Jose Mourinho mendapat kartu merah dalam pertandingan tersebut.

Inter mendapatkan perlawanan ketat saat bertandang ke Stadio Sant'Elia, Minggu (20/9/2009). I Nerazzurri tertinggal lebih dulu setelah Cagliari mendapatkan hadiah penalti.

Wasit menunjuk titik putih setelah Douglas Maicon dinyatakan melakukan pelanggaran kepada Matri di menit ke-16. Jeda yang menjadi eksekutor akhirnya melakukan tugasnya dengan baik.

Inter sempat kesulitan menghadapi tuan rumah di babak pertama. Mourinho akhirnya melakukan pergantian di babak kedua guna mempertajam serangan skuadnya.

Hasilnya cukup mumpuni. Di menit ke-51, Milito berhasil menyamakan kedudukan setelah melakukan penyelesaian yang baik setelah menggiring bola ke kotak penalti.

Empat menit kemudian, Milito membuat Inter balik memimpin menjadi 2-1. Dia berhasil lolos dari jebakan off isde sebelum mencukil bola dari sudut sempit ke dalam gawang lawang.

Namun kemenangan Inter sedikit terganggu. Pelatih Mourinho mendapatkan kartu kuning kedua karena memprotes wasit setelah Mario Balotelli dijatuhkan pemain lawan.

Hasil 2-1 bagi kemenangan Inter tetap tak berubah hingga akhir pertandingan. Kemenangan tersebut membuat Inter berada di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 10 poin.

Susunan Pemain :

Cagliari: Marchetti; Marzoratti, Astori, Canini, Agostini; Biondini (Lazzari 67), Conti, Dessena; Cossu (Larrivey 92), Jeda; Matri (Nene' 76)

Inter: Julio Cesar; Maicon, Cordoba, Lucio, Santon (Balotelli 46); Zanetti, Cambiasso (Thiago Motta 46) (Chivu 65), Stankovic; Sneijder; Milito, Eto'o

Thursday, September 17, 2009

UCL LEG 1
INTERNAZIONALE 0 - 0 BARCELONA
ANTI KLIMAKS !!

MILAN - Partai 'Big Match' yang mempertemukan dua rakasasa Eropa Inter Milan dengan Barcelona di laga perdana babak penyisihan grup F Liga Champions 2009/2010 berujung mengecewakan. Digadang-gadang bakal menyajikan suguhan menarik, duel tersebut nyatanya hanya berakhir imbang tanpa gol 0-0, Kamis (17/9/2009).

Tidak sebesar sesumbar yang dikumandangkan masing-masing tim sebelum laga di mulai. Pertandingan kali yang dihelat di stadion kebanggan kota Milan tersebut berjalan cukup adem, karena kedua tim bermain dengan sangat hati-hati.

Baik Inter maupun Barca tampil dengan skuad utamanya. Dua bomber anyar yang menjadi bahan pertukaran di bursa transfer musim panas kemarin Samuel Eto'o dan Zlatan Ibrahimovic turun sejak menit awal.

Pertandingan dimulai, Ibra membuka Nerazzurri peluang pada menit ke-8. Sayang, penyerang asal Swedia dia itu kurang tenang dan gagal menyelesaikan manis gelandang Xavi Hernandez.

Inter rupanya tidak mau kalah, mereka langsung merespon ancaman itu dengan melakukan hal serupa ke gawang El Barca. Kerja sama wing bek Douglas Maicon dan Eto'o mampu menembus barisan pertahanan klub asal Catalan, tapi kekurangtenangan membuat bola gagal mencapai target.

Selanjutnya, beberapa peluang bergantian di hadirkan masing-masing tim. Mulai dari Seydou Keita hingga Wesley Sneijder lagi-lagi tidak ada yang mampu mengubah kedudukan.

Upaya penyelamatan gawang yang dilakukan kiper La Baneamata Julio Cesar dari sepakan keras Messi menjadi aksi penutup babak awal.

Usai turun minum, kedua tim langsung menggeber mobilitas permainan mereka. Duel sengit di lini tengah pun kontan tersaji.

Waktu menunjukan menit ke-47 Sneijder mendapatkan kans mencetak angka untuk kali kedua. Walaupun mengarah lurus ke gawang, kiper Barca Victor Valdes sudah nampak lebih sigap sehingga bisa mengatasinya dengan mudah.

Barca sendiri sempat mengontrol jalannya pertandingan. Tapi, Inter terlanjur memasang tembok pertahanan berlapis sehingga membuat para ujang tombak maut Los Azulgranas tidak bisa berkutik sama sekali.

Laga mendekati menit-menit akhir, kedua tim mencoba sedikit bermain terbuka. Namun, stamina para pemain sudah terkuras habis.

Hingga pertandingan usai skor kacamata pun tidak berubah. Anak asuh Jose Mourinho yang bertindak sebagai tuan rumah jadi pihak yang merugi karena terpaksa berbagi satu angka dengan tamunya.

Susunan Pemain

Inter Milan
: Julio Cesar, Walter Samuel, Lucio, Sulley Muntari, Cristian Chivu, Maicon, Wesley Sneijder, Javier Zanetti, Thiago Motta, Samuel Eto'o, Diego Milito.

Barcelona
: Victor Valdes, Gerard Pique, Eric Abidal, Dani Alves, Yaya Toure, Seydou Keita, Xavi Hernandez, Thierry Henry, Zlatan Ibrahimovic, Lionel Messi.

Monday, September 14, 2009

Pekan ke 3
INTER 2-0 PARMA
2 Gol Pemain Baru


Milan
- Inter Milan harus berterima kasih kepada duet penyerangnya, Samuel Eto'o dan Diego Milito. Berkat sumbangan gol keduanya, Nerazzuri pun menaklukkan Parma dengan skor 2-0, Minggu (13/9/2009) malam WIB.

Dalam laga yang digelar di Giuseppe Meazza, Inter kesulitan menjebol gawang Parma sampai laga berusia sejam. Berkali-kali serangan mereka harus patah di barisan pertahanan Gialloblu dan juga kipernya Antonio Mirante yang bermain cemerlang.

Tapi dua gol dari Eto'o dan Milito di 20 menit terakhir laga menamatkan perlawanan Parma. Dengan hasil ini, pasukan Jose Mourinho itu berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan tujuh poin dari tiga laga yang telah dijalaninya. Sedankan Parma ada di peringkat ke-9 dengan empat poin.

Jalannya pertandingan


Eto'o membuka peluang bagi timnya ketika babak pertama berjalan lima menit. Namun, sepakan striker Kamerun itu masih dapat diblok dengan baik oleh kiper Parma.

Pada menit ke-10, tendangan Voli Wesley Sneijder pun dari kotak penalti bisa dimentahkan oleh Antonio Mirante. Dua menit berselang pun Milito tak mampu memanfaatkan assist sundulan Thiago Motta dengan baik.

Setelah ditekan di 20 menit pertama, Parma pun memperoleh peluang pertamanya di menit ke-22. Tendangan keras Jonathan Biabiany masih melayang di atas mistar gawang Julio Cesar. Eto'o pun kembali membuang peluangnya semenit kemudian setelah tendangannya masih melenceng di sisi gawang Parma.

Sneijder melalui aksinya berhasil melewati satu pemain bertahan Parma pun pada menit ke-37, sayang ia kurang bisa menjaga akurasi tembakannya. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Di menit ke-50, Mario Balotelli membuang kesempatan emas mencetak gol. Dari jarak 6 yard di depan kotak penalti, tendangan Balotelli terlalu keras sehingga bola melenceng ke atas.

Biabiany membuat pendukung Inter terhenyak lewat aksi solo run melewati Lucio dan Davide Santon pada menit ke-65. Namun, sepakannya masih belum dapat menaklukkan Cesar. Tiga menit setelahnya, Cristiano Zaccardo hampir membobol jala Inter lewat sundulannya memanfaatkan situasi corner.

Gol yang dinanti Inter akhirnya datang juga pada menit ke-71. Adalah Eto'o yang membobol gawang Mirante lewat sepakan keras dari luar kotak penalti, meneruskan assist Balotelli.

Milito pun memantapkan kemenangan timnya dua menit jelang laga berakhir. Lewat sebuah serangan balik, Balotelli pun mengirimkan umpan daerah kepada rekannya asal Argentina itu dan Milito pun dengan sepakan kaki kanan menaklukkan Mirante.

Skor 2-0 pun menghiasi papan skor ketika peluit panjang berbunyi.

Meski sudah diramalkan di atas ketas, Francesco Guidolin masih memendam kekecewaan setelah Parma dikalahkan tuan rumah Inter Milan pada lanjutan Serie A Italia pekan ketiga.

"Saat kalah, Anda hanya bisa kecewa. Kami memiliki peluang saat kedudukan masih 0-0," tukasnya kepada Rai, "terutama ketika Jonathan Biabiany mendapat peluang, pertandingan pun dapat berubah."

"Tak ada keluhan soal penampilan tim dalam pertandingan ini, tapi menerima pujian tanpa memperoleh hasil positif tak memberikan efek yang sama. Kini, mari melangkah ke depan dan bersiap pada pertandingan selanjutnya."

"Inter tim yang sangat tangguh. Meski ketika mereka kesulitan seperti hari ini, mereka masih punya kesabaran mencetak gol dan menang. Hari ini, gol hebat dari Samuel Eto'o meruntuhkan mental kami."

Susunan pemain :

Inter : Cesar, Samuel, Lucio, Vieira (Muntari 70'), Santon, Maicon, Motta (Balotelli 46'), Zanetti, Sneijder (Krhin 78') , Eto'o, Milito.

Parma : Mirante, Panucci, Paci, Lucarelli, Zenoni, Mariga, Zaccardo (Amoruso 76'), Morrone, Beghora, Galloppa (Lanzafame 55'), Paloschi (Bojinov 80').