Wednesday, April 29, 2009

Pekan 33
Napoli 1-0 INTER

NAPLES - Inter Milan goyah. Di giornata 33 Serie A, Senin (27/4/2009), Nerazzurri dilibas tim papan bawah Napoli dengan skor tipis 1-0.

Stadion San Paolo menjadi bukti keperkasaan Napoli di markas mereka sendiri. Partenopei sanggup mengimbangi kelas juara bertahan, melalui determinasi serta permainan kolektivitas yang mereka kembangkan.

Di babak pertama, kedua tim saling memberikan tekanan ke gawang masing-masing. Boleh dibilang, Napoli dan Inter sama kuat di 45 menit pertama ini. Tapi, hingga masuk ruang ganti, skor kedua tim masih sama kuat 0-0.

Baru di babak kedua menit 73 gol tercipta. Pemain pengganti Marcelo Zalayeta yang baru 10 menit berada di lapangan berhasil menjebol gawang kiper utama Inter, Julio Cesar. Gol penyerang veteran asal Uruguay ini tergolong indah, karena dicetaknya dari luar kotak penalti lewat satu tembakan kaki luar.

Tertinggal satu gol membuat pelatih Jose Mourinho memeras otak. Hasilnya, Patrick Vieira dan Christian Chivu ditarik keluar.

Vieira yang bermain di bawah bentuk permainan terbaiknya, langsung ditarik Jose. Di menit 75, gelandang bertahan asal Prancis itu digantikan penyerang Argentina, Julio Cruz sementara Chivu diganti Maxwell menit 81.

Tapi, keinginan The Special One setidaknya membawa pulang satu angka ke Giuseppe Mezza batal terwujud. Dua pemain anyar + Amantino Mancini yang lebih dulu masuk gagal memberikan perubahan. Skor tipis 1-0 akhirnya terus bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Hasil ini membuat Inter gagal menjauh 10 poin dari kejaran AC Milan. Nerazzurri memimpin klasemen dengan nilai 74, masih unggul 7 poin atas Milan yang membuntuti di tempat kedua. (tan)

Semifinal Copa Italia
INTER 1-0 Sampdoria
Gagal Ke Final

MILAN - Sampdoria memastikan diri melangkah ke final Coppa Italia musim 2008/2009. Jalan ke final, diperoleh Sampdoria usai hanya kalah 0-1 dari Inter Milan pada semifinal leg kedua, di San Siro, Jumat (24/4/2009).

Inter memulai pertandingan dengan mengusung mission impossible, setelah kalah 0-3 pada leg pertama di Marrasi. Dengan hasil 0-1, maka Il'Samp masih unggul secara agregat 3-1. Sampdoria akan menantang Lazio yang lebih dulu melaju usai menjungkalkan Juventus.

Jose Mourinho sedikit memberikan kejutan di pertarungan kali ini. Mourinho yang mengejar kemenangan besar. The Special One memasang tiga bomber sekaligus dengan menurunkan Julio Cruz, bersama Mario Balotelli dan Zlatan Ibrahimovic.

Esteban Cambiasso duduk di bangku cadangan dan Nicolas Burdisso ada di posisi Cambiasso. Sementara bek veteran Marco Materazzi kembali menempati posisi jantung pertahanan.

Sementara Sampdoria memulai pertandingan dengan memainkan Andrea Raggi sebagai sayap kiri. Pietro Accardi dipasang untuk menggantikan Daniele Gastaldello yang sedang menjalani hukuman. Antonio Cassano bersama Giampaolo Pazzini ada sebagai ujung tombak.

Sampdoria justru mendapat peluang pertama melalui tendangan Paolo Sammarco, yang memaksimalkan umpan Cassano. Namun, bola masih bisa diselamatkan kiper Inter, Julio Cesar.

Tertekan, Inter tak mau tinggal diam. Hasilnya, pimpinan klasemen Serie A ini membuka skor 1-0 melalui kaki Zlatan Ibrahimovic. Sebuah umpan manis Cruz, diselesaikan oleh Ibra untuk menaklukan kiper Luca Castellazzi.

Aksi individu Zlatan hampir membahayakan pertahanan Inter. Hanya, wasit lebih dulu mengangkat bendera, tanda jika striker asal Swedia ini sudah terperangkap off-side, kala menerima bola dari Balotelli.

Pada babak kedua, gelombang serangan Inter semakin kencang menghajar pertahanan tim tamu. Tandukan Cruz menyambut umpan silang Ibra, masih belum menembus gawang Castellazzi.

Tak mau gagal, Mourinho menambah daya dobrak timnya dengan memasukan Hernan Crespo dan Esteban Cambiasso, untuk menggantikan Cruz dan Vieira. Cassano berbalik mengancam melalui tendangan bebas, yang digagalkan Cesar. Hugo Campagnaro juga gagal mencetak gol setelah usahanya digagalkan Cesar.

Di penghujung laga, Inter terpaksa bermain dengan 10 orang setelah Materazzi dikartu merah. Matrix harus keluar lapangan usai menerima kartu kuning kedua. Waktu 90 menit pun usai dan Sampdoria melangkah ke final Coppa Italia. Cassano merayakan keberhasilannya dengan aksi agak ekstrem, yakni mencopot semua seragamnya dan hanya menyisakan pakaian dalam.

Susunan Formasi:
Inter: Julio Cesar; Santon, Materazzi, Cordoba, Maxwell; Burdisso, Zanetti, Vieira (Cambiasso 53); Cruz (Crespo 53), Balotelli, Ibrahimovic

Sampdoria: Castellazzi; Campagnaro, Lucchini, Accardi; Pieri, Sammarco, Franceschini, Raggi (Stankevicius 65), Palombo; Pazzini (Padalino 90), Cassano (Delvecchio 76)

Juventus 1-1 INTER

Pesta Yang Tertunda


TURIN - Pesta scudetto Inter Milan ternyata harus tertunda. Hal itu terjadi setelah pasukan Jose Mourinho itu hanya mampu bermain 1-1 melawan Juventus. Adalah bek Zdenek Grygera yang menjadi penyelamat kekalahan tim tuan rumah.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Olympico, Minggu (19/4/2009), Mourinho mempercayakan lini depan kepada Mario Balotelli dan Zlatan Ibrahimovic. Balotelli membayar kepercayaan sang pelatih.

Balotelli langsung mengancam pertahanan Juventus saat pertandingan baru memasuki menit ke-10. Sayang, tendangan bomber muda itu berhasil digagalkan oleh Gianluigi Buffon, kiper Juventus.

Juve berusaha membalas serangan Inter melalui tendangan bebas Alessandro Del Piero, yang mengarah kepada Zdenek Grygera pada menit ke-31. Sayang, sundulan Grygera masih melambung dari gawang Julio Cesar, kiper Inter.

Juve kembali mengancam gawang Inter. Kali ini, melalui gelandang Marco Marchionni. Sayang, peluang itu gagal menjadi gol setelah Julio Cesar dengan sigap maju ke depan untuk mengamankan bola. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Permainan gemilang Inter kembali berlanjut di babak kedua. I Nerazzurri mengancam gawang Juve melalui sepakan gelandang Dejan Stankovic pada menit ke-49. Namun, tendangannya masih mampu diselamatkan Buffon.


Usaha Inter untuk membobol gawang Juve akhirnya kesampaian. Adalah Balotelli yang berhasil mencetak gol melalui sebuah serangan balik pada menit ke-63. 1-0 Inter memimpin. Gol itu membuat seluruh fans Juve terdiam.

Peluang Juve untuk memenangkan pertandingan ini semakin berat. Hal itu terjadi setelah Tiago mendapatkan kartu merah. Wasit mengusirnya setelah dia dengan keras melanggar Balotelli.

Pelatih Juve Claudio Ranieri memutuskan untuk menarik keluar Del Piero dengan menggantikan Sebastian Giovinco. Keputusan itu tepat karena Giovinco bermain gemialng dalam laga ini.

Juve akhirnya berhasil terhindar dari kekalahan, setelah Grygera sukses menjaringkan gol ke gawang Julio Cesar dua menit menjelang pertandingan usai. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Dengan hasil ini, maka pesta gelar juara Serie A Inter pada musim ini harus tertunda. Meski begitu, posisi Javier Zanetti dkk di puncak klasemen tak tergoyahkan. Inter tetap unggul 10 angka dari posisi kedua Juve.

Susunan Pemain:
Juventus:
Buffon; Grygera, Legrottaglie, Chiellini, Molinaro (De Ceglie 63); Marchionni (Trezeguet 74), Poulsen, Tiago, Nedved; Del Piero (Giovinco 80), Iaquinta.

Inter: Julio Cesar; Zanetti, Cordoba, Samuel (Burdisso 77), Chivu; Cambiasso; Stankovic, Muntari, Figo (Cruz 87), Balotelli (Vieira 76); Ibrahimovic.

Saturday, April 11, 2009

Pekan 31
INTER 1-1 Palermo

Milan - Laju kemenangan Inter Milan akhirnya tertahan oleh Palermo. Bermain di kandang sendiri, pasukan Jose Mourinho itu hanya mampu bermain imbang 2-2.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (11/4/2009) malam WIB, Inter sempat unggul 2-0 di babak pertama melalui sundulan Mario Balotelli dan tendangan penalti Zlatan Ibrahimovic.

Namun Palermo bangkit di babak kedua dan akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat Edison Cavani dan Davide Succi. Tim tamu pun sukses pulang dari kota Milan dengan mencuri satu poin.

Hasil ini memutus empat kemenangan beruntun yang diraih Inter pada empat pekan sebelum. Namun posisi mereka di puncak klasemen masih belum tergoyahkan. La Beneamata kini mengoleksi poin 73, unggul 10 poin atas Juventus yang baru akan bermain dinihari nanti menghadapi Genoa.

Jalannya pertandingan

Inter yang bertindak sebagai tuan rumah memulai start dengan lambat. Terbukti hingga 14 menit pertandingan berjalan tak ada satu pun peluang emas yang diciptakan Nerazzurri. Begitu pula dengan Palermo, mereka juga tak mampu menghasilkan peluang emas.

Namun, Inter akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit 15. Gol ini berawal dari umpan yang dilepaskan Sulley Muntari. Bola yang masuk ke daerah kotak penalti Palermo pun langsung disundul oleh Mario Balotelli. Striker muda Inter itu pun mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Dua menit berselang giliran Zlatan Ibrahimovic yang memperloeh kesempatan untuk mencetak gol. Usai mengecoh beberapa bek lawan, penyerang asal Swedia ini kemudian melepaskan sebuah sepakan terarah. Sial baginya, bola tendangannya masih bisa dijinakkan oleh Marco Amelia.

Ibrahimovic kembali mengarsiteki peluang emas untuk Inter pada menit 29. Kali ini operannya kepada Dejan Stankovic langsung diteruskan oleh gelandang Serbia itu dengan sebuah tendangan dari luar kotak penalti. Namun, Amelia sukses menepisnya.

Inter akhirnya memasuki ruang ganti dengan keunggulan dua gol tanpa balas. Pada menit 38, Ibrahimovic dijatuhkan di kotak penalti oleh bek lawan sehingga wasit pun memberikan hadiah tendangan 12 pas untuk La Beneamata. Ibra sendiri yang menjadi eksekutornya pun tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Palermo memberikan perlawanan di awal babak kedua, tepatnya pada menit 55. Dari luar kotak penalti, Fabrizio Miccoli melepaskan sebuah tendangan keras, tetapi hasilnya bukanlah gol, melainkan bola sukses diamankan oleh Francesco Toldo.

Pada menit 69 giliran Mark Bresciano yang memiliki peluang. Sial bagi gelandang Palermo itu, alih-alih menemui sasaran, bola sepakannya malah melambung di atas mistar gawang.

Tim tamu akhirnya baru bisa mencetak gol pada menit 71 lewat Edison Cavani. Penyerang asal uruguay itu mendapatkan ruang yang cukup bebas di dalam kotak penalti Inter sebelum akhirnya mengeksekusi tendangan untuk menjebol gawang Toldo. Skor berubah menjadi 2-1.

Bencana bagi Inter akhirnya datang pada menit 75. Umpan dari Miccoli berhasil diselesaikan dengan sempurna oleh Davide Succi. Palermo berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tak ada lagi gol yang tercipta.

Susunan pemain:

Inter Milan: Francesco Toldo, Cristian Chivu, Ivan Cordoba, Esteban Cambiasso, Maxwell (Hernan Crespo 79), Davide Santon, Dejan Stankovic, Sulley Muntari (Luis Figo 79), Javier Zanetti, Zlatan Ibrahimovic, Mario Balotelli (Patrick Vieira 74).

Palermo: Marco Amelia, Morris Carrozzieri, Simon Kjaer, Fabio Liverani (Cesare Bovo 25), Federico Balzaretti, Mattia Cassani, Fabio Simplicio, Antonio Nocerino (Davide Succi 57), Giulio Migliaccio (Mark Bresciano 45), Fabrizio Miccoli, Edison Cavani.

Tuesday, April 07, 2009

Pekan 30
Udinese 0-1 INTER

Udine - Kemenangan 1-0 yang didapat Inter atas Udinese membawa Zlatan Ibrahimovic cs memperlebar keunggulan poin di klasemen sementara dengan runner-up Juventus menjadi sembilan angka.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Friulli, markas Udinese, Senin (6/4/2009) dinihari WIB, gol tunggal Inter dicetak lewat gol bunuh diri Mauricio Isla di menit ke-77.

Kemenangan ini membawa La Beneamata kokoh di puncak klasemen sementara Seri A dengan poin 72, unggul sembilan angka dari Juventus.

Jalannya Pertandingan

Di babak pertama, laga berlangsung lambat tidak banyak peluang emas tercipta. Inter memiliki kans di menit ke-22 ketika umpan Ibrahimovic mengarah kepada Muntari. Namun sayang penyelesaian pemain asal Ghana ini masih melebar.

Menit ke-35, giliran Udinese yang mencetak peluang. Namun tendangan Fabio Quagliarella masih melebar dari sasaran.

Skor 0-0 menutup babak pertama. Kondisi seperti babak pertama kembali berlangsung selepas jeda. Sejumlah benturan keras terjadi di babak kedua dan Inter terpaksa kehilangan penjaga gawang Julio Cesar yang harus keluar lapangan akibat cedera dan digantikan Francesco Toldo di menit ke-71.

Kebuntuan laga ini baru pecah ketika Inter bisa mencetak gol kala laga berusia 77 menit. Gol ini berawal dari umpan Ibrahimovic yang mengirimkan bola daerah ke kotak penalti Udinese.

Vieira kemudian dengan sigap mengejar bola dan menembakkannya ke gawang Udinese. Tendangan Vieira sempat membentur Mauricio Isla sebelum bergulir ke gawang.

Di masa injury time, kedua tim mengkreasi peluang. Kans untuk Inter didapat melalui aksi individual Zlatan Ibrahimovic yang menembus barisan pertahanan Udinese. Sayang eksekusi tendangan keras striker Swedia ini masih gagal menemui sasaran.

Setelahnya, giliran Udinese yang menghadirkan ancaman. Namun sundulan Obodo masih tipis di sisi kiri gawang Nerazzurri. Begitu pula dengan sundulan Simone Pepe beberapa saat berselang, yang masih belum bisa menggetarkan gawang Inter.

Skor 1-0 untuk Inter bertahan hingga laga ditutup.

Susunan Pemain

Udinese: Belardi; Felipe, Zapata, Pasquale, Isla, D'Agostino, Asamoah, Inler (Obodo 83'), Floro Flores (Ighalo 85'), Quagliarella, Pepe

Inter Milan: Julio Cesar (Toldo 71'); Chivu, Cordoba, Cambiasso, Maxwell, Santon (Vieira 69'), Stankovic, Muntari, Zanetti, Balotelli (Figo 69'), Ibrahimovic ( roz / krs )