Sunday, February 28, 2010

Udinese 2-3 INTERNAZIONALE
Akhiri Puasa Kemenangan

Udine - Setelah tiga laga berturut-turut gagal memetik kemenangan di Seri A, Inter Milan meraih kemenangan dengan menekuk Udinese. Poin penuh membawa Nerazzurri kokoh di puncak klasemen sementara.

Inter mengatasi Udinese 3-2 dalam laga yang digelar di Stadion Friuli, Udine, Minggu (28/2/2010) malam WIB. Ini merupakan kemenangan pertama Nerazzurri setelah dalam tiga laga Seri A terakhir mereka selalu mengakhirinya dengan hasil imbang.

Tambahan tiga angka membawa Inter kokoh di capolista dengan poin 58 dari 26 laga.

Jalannya Pertandingan

Tuan rumah terlebih dahulu unggul ketika dua menit laga berjalan. Adalah Simone Pepe yang mencatatkan namanya di papan skor, setelah memanfaatkan umpan Antonio Di Natale.

Inter hanya butuh tiga menit untuk merespon. Tendangan jarak jauh Mario Balotelli gagal dibendung portiere Udinese, Samir Handanovic.

Selanjutnya kedua tim terlibat jual beli serangan. Di menit kesembilan tendangan bebas Wesley Sneijder masih mendarat di samping gawang Udinese. Dua menit kemudian, kiper Inter Julio Cesar beraksi untuk menggagalkan tendangan Giovanni Pasquale.

Inter balik memimpin ketika laga berusia 20 menit. Melalui kerjasama Diego Milito dan Goran Pandev, yang kemudian dituntaskan oleh eksekusi yang dilepaskan Maicon.

Tim tamu menambah keunggulannya memasuki akhir babak pertama. Diego Milito yang berdiri di dalam kotak penalti dengan sempurnya meneruskan assist dari Balotelli dan memaksa Handanovic memungut bola untuk ketiga kalinya.

Tujuh menit babak kedua berjalan, gawang Inter bergetar melalui tendangan penalti Antonio Di Natale. Ada pun tendangan 12 pas diberikan usai Balotelli menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Gol tersebut membuat Udinese semakin bersemangat untuk kembali menjaringkan gol. Menit ke-68, Udinese kembali menghadirkan ancaman. Namun umpan matang yang dilepas Aleksander Lukovic dari sayap kiri tidak ada yang menyambut.

Setelahnya, Udinese lebih banyak menghujani gawang Inter dengan tembakan. Namun tidak ada gol tambahan yang tercipta.

Skor 3-2 bertahan hingga laga ditutup.

Susunan Pemain


Udinese: Handanovic; Coda, Lukovic, Zapata, Inler, Sammarco (Geijo 80'), Pasquale (Asamoah 64'), Cuadrado, Di Natale, Pepe, Sanchez

Inter: Julio Cesar; Motta, Lucio, Zanetti, Maicon, Mariga, Stankovic, Sneijder (Krhin 92'), Milito, Pandev (Eto'o 72'), Balotelli (Materazzi 82')

UCL 16 Besar :INTERNAZIONALE 2-1 Chelsea
Meazza Kandang Kita !!!

Milan - Misi Inter Milan untuk meraih kemenangan atas Chelsea terlaksana. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Inter sukses menekuk pasukan asal London itu dengan skor 2-1.

Pertandingan leg I perdelapanfinal Liga Champion yang dihelat di Stadion Giseppe Meazza, Kamis (25/2/2010) dinihari WIB, ini relatif berjalan seimbang untuk kedua tim. Inter sempat meraih keunggulan di menit-menit awal laga lewat tendangan Diego Milito, namun berhasil disamakan oleh gol Salomon Kalou di awal babak kedua.

Gol penentu kemenangan La Beneamata atas The Blues akhirnya tercipta di pertengahan babak kedua lewat sepakan Esteban Cambiasso. Hasil yang bisa dibilang tak terlalu buruk untuk kedua tim.

Dengan kemenangan ini, Inter sedikit unggul. Tetapi dengan satu gol tandang peluang Chelsea juga masih terbuka. 'Si Biru' pun masih memiliki kesempatan untuk membalas di leg kedua yang akan dihelat di Stamford Bridge pada 16 Maret mendatang.

Jalannya Pertandingan

Inter Milan ngebut selepas start. Baru tiga menit pertandingan berjalan mereka sudah bisa membobol jala Chelsea lewat sepakan Milito.

Chelsea dikejutkan dengan serangan cepat tuan rumah. Berawal dari bola sodoran Samuel Eto'o, Wesley Sneijder dengan cerdik memberikannya kepada Milito yang berada di sisi kiri.

Lewat satu sentuhan, Milito kemudian sukses mengecoh John Terry yang mengawalnya. Ruang pun terbuka untuknya dan dengan satu sepakan kaki kanan penyerang asal Argentina ini berhasil membobol jala Petr Cech.

Didier Drogba sempat memberikan balasan pada menit 15. Namun, usaha penyerang asal Pantai Gading ini melalui sebuah tendangan bebas belum membuahkan hasil. Sepakannya masih membentur tiang gawang dan akhirnya dijinakkan oleh Julio Cesar.

Sepuluh menit menjelang turun minum, Eto'o kembali membuat pertahanan Chelsea terancam. Menerima operan Sneijder dari sisi kiri, bomber dari Kamerun ini mungkin saja akan mencetak gol atas namanya, jika ia bisa mengeksekusi tendangan kaki kirinya dengan baik.

Upaya Chelsea mengejar ketinggalan atas Inter Milan membuahkan hasil di menit 51. Sepakan jarak jauh Salomon Kalou gagal diantisipasi Julio Cesar dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Gol penyama The Blues ini bermula dari tusukan Branislav Ivanovic di sisi kanan. Dalam posisi terjepit di muka kotak penalti, dia kemudian mengirim bola pada Kalou.

Sepakan yang dilepaskan Kalou dari luar kotak penalti ssungguhnya tak terlalu keras dan terlihat bisa diantisipasi Julio Cesar, namun si kulit bundar tak kena ditepis kiper Brasil itu dan berarang di gawang Inter.

Inter akhirnya kembali unggul pada menit 55 setelah umpan lambung Sneijder dimentahkan oleh barisan pertahanan Chelsea.. Namun, bola muntah langsung disambar oleh Cambiasso dengan sebuah sepakan keras.

Usaha pertama gelandang asal Argentina itu masih bisa diblok oleh Branislav Ivanovic. Tetapi usaha keduanya langsung membuahkan hasil. Sepakannya bersarang di pojok bawah tiang jauh dari Cech.

Di sisa pertandingan, Chelsea terus berusaha menekan pertahanan tuan rumah. Namun mereka tak kunjung berhasil menciptakan gol kedua. Kemenangan dengan skor 2-1 pun menjadi milik Inter.

Susunan Pemain

Inter Milan: Julio Cesar, Walter Samuel, Lucio, Javier Zanetti, Maicon, Esteban Cambiasso, Welsey Sneijder, Thiago Motta (Mario Balotelli 58), Dejan Stankovic (Sulley Muntari 84), Diego Milito, Samuel Eto'o (Goran Pandev 68).

Chelsea: Petr Cech (Henrique Hilario 62), John Terry, Ricardo Carvalho, Branislav Ivanovic, John Obi Mikel, Florent Malouda, Frank Lampard, Michael Ballack, Salomon Kalou (Daniel Sturridge 78), Didier Drogba, Nicolas Anelka.

INTERNAZIONALE 0-0 Sampdoria
9 Pemain Dengan Hasil Seri

Milan - Inter Milan gagal menjauhkan diri dari pesaingnya di klasemen Seri A, setelah Minggu (21/2/2010) dinihari WIB, sembilan pemain Nerazzuri diimbangi sepuluh orang Sampdoria tanpa gol.

Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza itu, Inter sudah harus kehilangan dua bek tengahnya, Walter Samuel dan Ivan Cordoba, sejak babak pertama. Di babak kedua giliran Sampdoria yang tereliminasi skuadnya setelah Giampaolo Pazzini turut dikartumerahkan.

Hasil seri membuat La Beneamata untuk ketiga kalinya secara beruntun gagal meraup poin penuh. Dalam dua laga sebelumnya pun, Javier Zanetti dkk hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Parma dan 0-0 dengan Napoli.

Meski begitu, Inter masih kokoh di puncak klasemen dengan 55 poin, selisih delapan angka dari AS Roma sebagai runner-up yang baru bertanding melawan Catania keesokan harinya. Sementara Il Samp tertahan di urutan kelima klasemen dengan 40 poin dari 25 laga berlalu.

Jalannya pertandingan

Tiga puluh menit laga babak pertama berjalan lebih banyak dihiasi oleh permainan keras menjurus kasar dari kedua tim. Peluang pertama pun baru hadir dari Samuel Eto'o di menit ke-31 setelah sepakannya memanfaatkan umpan Diego Milito masih melebar di samping gawang Sampdoria.

Tepat semenit setelahnya, Inter harus bermain dengan sepuluh orang setelah Walter Samuel menyikut Giampaolo Pazzini yang berkesempatan mencetak gol. Atas tindakannya tersebut, bek Argentina itu diberi kartu kuning kedua, plus kartu merah, yang mengharuskannya keluar lapangan.

Pada menit ke-38, Inter kembali kehilangan pemainnya setelah kembali dapat kartu merah. Kali ini pelakunya adalah Ivan Cordoba yang menerima kartu kuning keduanya setelah menekel dengan keras Nicola Pozzi.

Skor 0-0 pun mengiringi kedua tim memasuki ruang ganti.

Masuk ke babak kedua, Sampdoria beberapa kali mengancam gawang Inter yang dikawal Julio Cesar. Di menit ke-51 peluang lewat Franco Semioli dan Angelo Palombo masih belum menemui sasaran. Begitu juga tendangan keras Daniel Mannini di menit ke-58 yang masih bisa digagalkan Cesar.

Eto'o punya kesempatan mencetak gol pada menit ke-66 setelah Milito memberinya umpan matang. Namun bola bukan mengarah ke gawang Luca Castelazzi karena melenceng ke sisi kiri.

Setelah dua pemain Inter dikeluarkan dari lapangan, wasit Paolo Tagliavento memberi kartu merah pada penyerang tim tamu, Pazzini, pada menit ke-75. Dia dianggap bersalah melanggar Dejan Stankovic.

Sampdoria kembali membuat was-was puluhan ribu Interisti yang hadir di stadion dengan sebuah tandukan Pozzi yang masih bisa diselamatkan Cesar pada menit ke-77. Sembilan belas pemain yang berada di atas lapangan gagal mencetak gol di menit-menit akhir pertandingan, skor 0-0 pun bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.

Susunan pemain

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 2 Cordoba, 25 Samuel, 4 Zanetti; 5 Stankovic, 19 Cambiasso, 11 Muntari (Lucio 35'); 10 Sneijde (Motta 81'); 22 Milito (Pandev 71'), 9 Eto'o.

Sampdoria: 30 Storari; 8 Zauri, 28 Gastaldello, 6 Lucchini, 3 Ziegler; 77 Semioli, 17 Palombo, 16 Poli (Tissone 79'), 18 Guberti (Mannini 54'); 9 Pozzi, 10 Pazzini.

Napoli 0-0 INTERNAZIONALE
Seri Lagi

Naples - Bertandang ke Napoli, Inter Milan gagal pulang membawa poin penuh. Cuma satu angka yang dipetik Nerazzurri setelah bermain imbang tanpa gol, 0-0.

Inilah hasil imbang kedua secara beruntung yang didapat Inter, setelah pekan lalu juga harus puas berbagi satu poin usai bermain 1-1 kontra Parma.

Meski hasil tersebut tak menggoyahkan posisi Zavier Zanetti di pucuk klasemen, namun keunggulan poin mereka atas pesaing terdekatnya kini terus terpangkas. Inter kini memimpin tujuh angka atas AS Roma di posisi dua, sementara dengan AC Milan, yang masih punya satu laga sisa, ada jarak sembilan poin.

Untuk Napoli, mengimbangi sang pemuncak klasemen adalah sebuah pencapaian tersendiri setelah pekan lalu tumbang 1-3 atas Udinese. Yang jelas mereka kini telah menggusur Juventus dan Sampdoria dari posisi lima dan empat klasemen dengan total poin dikumpulkan berjumlah 39.

Jalannya Pertandingan

Napoli yang pekan lalu menelan kekalahan pertamanya di bawah Walter Mazzarri langsung tampil menyengat di menit awal. Upaya pertama datang dari akselerasi Fabio Quagliarella yang terhenti di muka kotak penalti, di kesempatan lain peluang yang dikreasikan untuk Walter Gargano juga tak berujung gol.

Upaya tuan rumah menggedor pertahanan Inter dapat peluang emas di menit 10. Bermula dari tendangan bebas yang gagal dibuang dengan sempurna, bola yang disambar Marek Hamsik dimentahkan mistar gawang.

Tekanan Napoli berlanjut lewat sepakan Quagliarella yang cuma membentur sisi luar jala gawang. Sementara sebuah diving header German Denis dari jarak dekat dengan luar biasa diselamatkan Julio Cesar.

Inter yang berusaha menjaga jarak aman dengan AS Roma dan AC Milan bukannya tak punya peluang. Di menit 30 Sulley Muntari melepaskan tendangan bertenaga menyongsong bola buangan dari skenario tendangan bebas. Sama seperti yang sebelumnya dialami Hamsyik, sepakan tersebut urung jadi gol karena membentur mistar.

Jelang paruh pertama berakhir Napoli kembali mencoba membangun serangan balik. Namun tendangan voli Quagliarella dari luar kotak penalti dan dalam posisi terkawal bek lawan meleset jauh dari sasaran.

Goran pandev punya kans besar membawa Inter unggul saat dia mendapat umpan dari Mariga dan sukses memperdaya seorang bek lawan. Tapi saat tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Morgan De Sanctis.

Peristiwa di menit 62 itu langsung dibalas Napoli tak lama berselang, publik tuan rumah malah harusnya bisa merayakan gol pertama andai Denis lebih tenang di muka gawang.

Bermula dati tendangan Quagliarella di luar kotak penalti, bola yang membentur tiang gawang mental ke tengah kotak penalti di mana Denis terlihat berlari menyambarnya. Tapi saat tinggal berhadapan dengan gawang yang kosong sementara kiper Cesar masih dalam posisi terjatuh, sepakan Denis melayang jauh.

Setelah sebuah sepakan Milito kembali dimentahkan De Sanctis, Mourinho menarik keluar Pandev dan menggantinya dengan Samuel Eto'o. Namun mantan striker Barcelona itu tak mampu berbuat banyak di menit-menit awal berada dalam lapangan.

Tensi tinggi dan tempo cepat pertandingan terus berlangsung di menit-menit berikutnya. Namun hingga wasit meniupkan peluit panjang tanda laga berakhir, papan skor di Stadio San Paolo, Senin (15/2/2010) dinihari WIB tak berubah dari angka 0-0.

Susunan Pemain

Napoli: De Sanctis; Campagnaro, P Cannavaro, Grava; Zuniga (Cigarini 81), Pazienza, Gargano, Aronica; Hamsik; Quagliarella, Denis

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Santon; Zanetti, Cambiasso, Muntari (Mariga 46); Sneijder; Pandev (Eto'o 71), Milito

Parma 1-1 INTERNAZIONALE
Terhadang di Tardini

Parma - Inter Milan hanya meraih satu angka dari lawatannya ke markas Parma. Kinerja barisan belakang sekaligus portiere Parma merupakan tembok penghalang hadirnya tiga poin bagi Nerazzurri.

Inter ditahan imbang Parma 1-1 dalam laga yang digelar Kamis (11/2/2010) dinihari WIB. Dalam pertandingan tersebut, Nerazzurri sebenarnya sempat unggul jumlah pemain selama sekitar 20 menit akibat kartu merah yang menimpa gelandang Parma Francesco Valiani.

Namun situasi tersebut gagal dimanfaatkan oleh pasukan Jose Mourinho untuk mengalahkan pasukan Ennio Tardini.

"Menurut saya, apa yang kami lakukan di babak pertama sudah cukup untuk menang. Namun Parma bertahan dengan baik, memiliki kiper yang sempurna dan pada akhirnya kami bermain imbang setelah turun minum," ujar pelatih Inter Jose Mourinho seperti dikutip dari Football-Italia.

Seperti dikutip dari Soccernet, La Beneamata melepaskan 18 tembakan di mana delapan di antaranya mengarah ke gawang. Namun hanya satu yang berbuah gol. Tim Biru-Hitam juga unggul penguasaan bola dengan 55 berbanding 45.

"Parma pantas mendapatkan poin ini. Mereka bertarung dengan luar biasa dan membuat kami kesulitan," lanjut arsitek asal Portugal itu.

Andai menang, Inter akan semakin nyaman berada di puncak klasemen. Tapi satu poin tetap disyukuri oleh The Special One.

"Sudah jelas, memenangi laga melawan Parma sangatlah penting bagi kami. Namun keunggulan sembilan angka dari AS Roma dan 10 dari AC Milan juga merupakan posisi yang bagus bagi kami. Hasil seri di luar kandang bukanlah bencana," pungkas Mourinho.

INTERNAZIONALE 3-0 Cagliari
Nyaman di Puncak

Milan - Inter Milan semakin mantap duduk di puncak klasemen sementara. Kemenangan 3-0 atas Cagliari, plus kegagalan AC Milan meraih poin penuh, membuat Nerazzurri nyaman di capolista.

Laga yang dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (7/2/2010) malam WIB berkesudahan dengan skor 3-0 untuk Inter. Gol Inter dikemas oleh Goran Pandev dan Walter Samuel di babak pertama, disusul Diego Milito di babak kedua.

Dengan hasil ini maka pasukan Jose Mourinho bertahta di puncak dengan poin 52, unggul sepuluh angka dari AC Milan, yang di waktu yang sama bermain imbang dengan Bologna.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan ini, pelatih Inter Milan Jose Mourinho menunjukkan keinginan untuk tancap gas sejak awal, dengan menampilkan trio penyerang mereka: Samuel Eto'o, Goran Pandev, dan Gabriel Milito.

Hasilnya tim Biru Hitam membuka skor ketika pertandingan berusia enam menit. Berawal dari bola yang dilepas Javier Zanetti kemudian disambut oleh Samuel Eto'o.

Bola dari Eto'o mengarah ke Goran Pandev. Selanjutnya pemain Makedonia itu melepas tembakan yang merobek gawang Cagliari.

Setelahnya tekanan Inter tak berhenti. 14 menit berselang Nerazzurri menggandakan angka lewat Walter Samuel yang menyambut sepak pojok Douglas Maicon.

Menit ke-35, Calgiari sempat mencetak gol. Namun angka yang dibukukan Alessandro Matri tidak disahkan oleh wasit karena ia dinilai off-side terlebih dahulu.

Dua menit berselang, Julio Cesar beraksi untuk menggagalkan upaya Cagliari yang hadir lewat tembakan Nene.

Tiga menit babak kedua dibuka, skor pertandingan berubah menjadi 3-0. Berawal dari kerjasama Eto'o dan Pandev, dan dituntaskan oleh Diego Milito.

Milito memiliki peluang di menit ke-67 untuk mencetak gol keduanya. Namun pergerakannya setelah menerima umpan dari Maicon, kalah cepat dari kiper Cagliari Michael Agazzi. Bola pun dikuasai oleh portiere tim tamu.

Sepuluh menit menjelang partai ditutup, Cagliari punya peluang melalui Matri. Namun tendangannya masih jauh dari sasaran.

Enam menit menjelang bubaran, pelatih Cagliari Massimiliano Allegri memasukkan pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan guna menggantikan Jeda.

Skor 3-0 bertahan hingga laga berakhir.

Susunan Pemain


Inter: Julio César; Samuel, Cordoba, Santon, Maicon, Cambiasso, Motta (Marriga 76'), Zanetti, Eto'o (Muntari 59'), Milito (Balotelli 83'), Pandev

Cagliari: Agazzi; Astori, Canini, Conti, Agostini, Dessena, Jeda (Nainggolan 84'), Lazzari, Biondini (Barone 56'), Matri, Nene (Larrivey 60')