Tuesday, March 30, 2010

Roma 1-2 INTER

Roma - Ambisi Inter Milan untuk menjaga jarak aman di puncak klasemen mendapat hadangan saat melawat ke AS Roma. Laga antara dua klub calon peraih Scudetto tersebut berkesudahan 2-1 untuk Giallorossi.

Bermain di kandangnya sendiri, Roma lebih dulu unggul melalui Daniele De Rossi di menit 17. Inter sempat menyamakan kedudukan di menit 66 melalui Diego Milito, sebelum Luca Toni memastikan Giallorossi menyudahi laga dengan raihan tiga poin enam menit kemudian.

Kekalahan dalam laga di Stadion Olimpico, Minggu (28/3/2010) dinihari WIB memang tidak mengubah posisi Inter di puncak klasemen dengan poin dikumpulkan berjumlah 63. Namun anak didik Jose Mourinho kini cuma unggul satu angka atas Roma (62).

Musuh Nerazzurri dalam perebutan Scudetto bukan cuma Roma. Jika bisa menundukkan Lazio malam nanti, AC Milan juga masih mengumpulkan 62 angka dan makin meramaikan balapan menuju gelar juara.

Terlepas dari perebutan gelar juara, buat Roma kemenangan ini sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka yang sudah bertahan sejak Oktober tahun lalu. Sementara Inter masih belum menunjukkan performa yang stabil karena cuma dapat satu kemenangan dalam lima laga terakhir (empat laga lainnya berkesudahan dengan dua kali kalah dan dua kali imbang).

Jalannya Pertandingan

Di menit-menit awal laga Inter sedikit lebih mendominasi penguasaan bola. Namun tuan rumah lebih dulu mengkreasikan kesempatan saat tendangan keras John Arne Riise dari jarak jauh masih melayang di atas mistar pada menit 12.

Setelah upaya Luca Toni menguasai bola di kotak penalti Inter berhasil dipatahkan Lucio, Roma akhirnya membuka keunggulan di menit 17.

Gol tersebut bermula dari kesalahan Julio Cesar yang tak lengket menangkap bola saat mengantisipasi tandukan Marco Cassetti. Si kulit bundar yang terlepas ke sisi kanan kiper asal Brasil itu berhasil dilesakkan ke dalam gawang oleh Daniele De Rossi.

Inter nyaris menyamakan kedudukan dua menit berselang. Malang buat tim tamu tendangan bebas Wesley Sneijder melenceng tipis dari gawang Julio Sergio. Tekanan Inter berlanjut melalui Dejan Stamkovic, saat tandukannya sambil melayang masih luput dari bidang sasaran.

Memasuki menit 29 Roma kembali punya peluang mencetak gol melalui Mirco Vucinic, namun sepakannya yang sempat membentur pemain lawan membuat bola gagal masuk ke gawang. Tak lama berselang Julio Cesar kembali dibuat ketar-ketir, kiper nomor satu Brasil itu cuma bisa terpaku memandangi tendangan Risse yang meneruskan umpan dari David Pizarro. Inter beruntung bola kembali gagal masuk ke gawang.

Di sisi lain, Inter juga dinaungi ketidakberuntungan saat tandukan Walter Samuel meneruskan umpan tendangan sudut membentur mistar gawang. Sementara klaim penalti di menit 45 menyusul pelanggaran yang dilakukan Cassetti terhadap Sneijder dimentahkan wasit.

Inter lebih dulu menggebrak di awal babak kedua, tepatnya menit 50. Namun kembali ketidakberuntungan yang mendatangi, tendangan Milito dari sudut sempit sempat membentur pemain belakang Roma, bola yang berbelok gagal bersarang di dalam jala karena dimentahkan mistar gawang.

Dua menit berselang Sneijder juga punya kesempatan menyamakan kedudukan, meski upaya tersebut gagal oleh penyelamatan gemilang kiper Julio Sergio.

Toni punya dua peluang membawa Roma melebarkan jarak di menit 55 dan 60 lewat tandukan kepalanya. Upaya pertama mantan pemain Bayern Munich itu melayang di atas mistar, sementara usaha keduanya juga tak membuahkan hasil karena bola cuma menyasar di sisi luar gawang.

Di menit 66 Inter akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui Milito. Sneijder menjadi arsitek dari terciptanya gol ini. Gelandang asal Belanda itu mengirim bola ke tengah kotak penalti yang kemudian mampu di masukkan ke dalam gawang oleh Milito.

Namun kondisi 1-1 cuma bertahan enam menit karena Toni berhasil membawa Roma kembali unggul. Tendangan kaki kanan dari striker internasional Italia itu, menyambar bola yang sebelumnya gagal disambar Rodrigo Taddei, bersarang di sudut gawang. Roma kembali unggul 2-1.

Inter nyaris membawa pulang satu poin dari laga tersebut saat Milito punya kesempatan terakhir di menit kelima masa injury time. Namun nasib baik sepertinya sedang tak berpihak kepada pasukan Biru Hitam, upaya pamungkas Milito menyamakan kedudukan kembali dimentahkan mistar gawang.

Susunan Pemain:


Roma: Julio Sergio; Cassetti, Juan, Burdisso, Riise; Perrotta, Pizarro, De Rossi (Brighi 74); Menez (Taddei 68); Toni, Vucinic (Totti 85)

Inter: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Samuel, Zanetti; Stankovic (Pandev 59), Cambiasso (Chivu 76), Thiago Motta (Quaresma 76); Sneijder; Eto'o, Milito

INTER 3-0 Livorno

Milan - Inter Milan mengokohkan posisinya di puncak klasemen Seri A. Menjamu Livorno di Giuseppe Mezza, Kamis (25/3/2010) dinihari WIB, Nerazzurri menang telak 3-0.

Inilah kemenangan pertama Inter dalam empat pertandingan terakhir. Pada tiga laga sebelumnya di Seri A, Javier Zanetti dkk cuma meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan.

Dua gol Inter dalam laga tersebut disumbangkan Samuel Eto'o masing-masing di menit 36 dan 41. Sementara satu gol lainnya lahir di babak kedua melalui Maicon.

Kemenangan ini mengokohkan posisi Inter di puncak klasemen dengan poin dikumpulkan berjumlah 63. Anak didik Jose Mourinho juga bisa sedikit menarik napas lega karena pada laga lain AC Milan (59) kalah 0-1 saat menyambangi AC Parma.

Sementara untuk Livorno, kekalahan tersebut membuat mereka makin terbenam di dasar klasemen. Menderita 17 kekalahan, serta masing-masing enam kali menang dan imbang.

Jalannya Pertandingan

Wajib menang demi menghindari kejaran Milan yang cuma terpaut satu poin di posisi dua, Inter justru lebih dulu berada dalam tekanan. Di menit tiga tendangan kaki kiri Di Gennaro yang menusuk ke pertahanan Inter masih melenceng dari sasaran.

Inter membalas melalui umpan Eto'o ke muka gawang yang gagal dijangkau Goran Pandev. Namun kembali tim tamu yang punya peluang matang membuka keunggulan saat tandukan Nico Pulzetti yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang berhasil dibelokkan Ivan Cordoba.

Livorno yamg datang membawa status penghuni juru kunci mampu memberi perlawanan pada Inter. Setelah tendangan roket Filippini ditinju Julio Cesar, kiper Brasil itu nyaris kebobolan saat Pulzetti menyambar bola hasil kerjasama Di Gennaro dan Tomas Danilevicius di kotak penalti.

Inter akhirnya membuka keunggulan di menit 36 melalui Eto'o. Berawal dari skenario serangan balik, Thiago Motta melepas umpan terobosan yang berhasil dikejar Eto'o. Tepat di muka kotak penalti, mantan pemain barcelona itu melepaskan tendangan kaki kanan dan mengirim bola ke dalam gawang

Hanya butuh lima menit buat Inter menggandakan keunggulan, lagi-lagi melalui Eto'o. Tendangan akrobatik yang di lepaskan striker Kamerun itu saat menyambut umpan Pandev bersarang di tiang dekat gawang Rubinho. 1-0 Inter memimpin.

Memasuki babak kedua, meski sudah tertinggal dua gol, Livorno tak menyerah dengan mudah. Kans lain berhasil diciptakan melalui tendangan keras Dario Knezevic yang memaksa Julio Cesar berjibaku mengamankan gawangnya.

Di menit 61 Inter berhasil mencetak gol ketiganya. Mendapat sodoran bola dari Thiago Motta, tendangan drive Douglas Maicon mengubah kedudukan menjadi 3-0.

Palermo 1-1 INTER

Palermo - Inter Milan kembali memetik hasil kurang maksimal dalam kampanyenya di Liga Italia. Menghadapi Palermo, Inter harus puas dengan skor 1-1, membuat La Beneamata tidak pernah menang dalam tiga laga.

Bertandang ke markas Palermo, Stadion Renzo Barbera, Minggu (21/3/2010) dinihari WIB, Inter lebih dulu di depan berkat gol Diego Milito. Namun gol balasan Edison Cavani membatalkan tiga angka Inter.

Petikan satu poin saja ini dapat membahayakan Inter. Dengan koleksi 60 angka dari 29 pertandingan, posisi Nerazzurri bisa disalip AC Milan yang baru bermain malam ini menghadapi Napoli.

Namun tidak cuma Inter yang dirugikan dengan hasil ini karena Palermo juga turut terancam. Dengan nilai 47, 'Si Merah Jambu' bisa saja dilewati Juventus yang menyimpan satu laga menghadapi Sampdoria di tangan.

Hasil ini membuat Inter gagal menang dalam tiga pertandingan terakhirnya di Seri A. Pekan lalu, Javier Zanetti cs dipecundangi 1-3 oleh Catania, setelah pekan sebelumnya lagi mereka diimbangi Genoa 0-0.

Jalannya pertandingan
Inter langsung menggebrak sejak awal. Di menit ketujuh, La Beneamata nyaris saja unggul setelah tendangan Diego Milito dari jarak dekat meneruskan umpan Samuel Eto'o menabrak tiang gawang.

Walau begitu, Inter tak perlu terlalu kecewa. Sebab, di menit ke-11, penalti diberikan wasit setelah Cesare Bovo didakwa menjatuhkan Lucio. Milito dengan tenang melaksanakan tugasnya dengan baik.

Setelah itu, Inter terus tampil agresif. Enam menit berselang, umpan tendangan bebas Esteban Cambiasso diteruskan tandukan Milito, tapi gol gagal terjadi karena bola melayang di atas mistar.

Di saat Inter asyik menyerang, Palermo memukul balik. Menit 24, Cavani mencetak gol penyama buat Palermo setelah ia menyontek bola yang disodorkan Fabrizio Miccoli dari sayap kanan.

Di babak kedua, kedua tim terus berupaya mencari gol kemenangan. Tapi tidak satu pun serangan yang berhasil membuahkan gol tambahan hingga marka 90 menit terlewati. Skor akhir pun jadi 1-1.

Susunan pemain
Palermo: Sirigu; Cassani, Bovo, Kjaer, Balzaretti; Migliaccio, Nocerino, Pastore, Simplicio (Bertolo 55); Miccoli, Cavani (Hernandez 89)

Inter: Cesar; Maicon, Samuel, Lucio, Santon (Motta 65); Zanetti, Cambiasso, Sneijder, Stankovic (Pandev 65); Eto'o, Milito

Chelsea 0-1 INTER

London - Tiket ke perempatfinal didapat Inter Milan setelah menundukkan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions. Nerazzurri menang 1-0 dalam laga yang dihiasi kartu merah buat Didier Drogba.

Di Stamford Bridge, Rabu (17/3/2010) dinihari WIB, Chelsea sesungguhnya mampu membuat banyak peluang di sepanjang laga. Namun gol semata wayang Samuel Eto'o di menit 78 akhirnya memupus asa The Blues untuk bisa melanjutkan kiprah di Liga Champions.

Hasil tersebut membuat Inter lolos ke babak delapan besar dengab keunggulan agregat 3-1, setelah pada leg pertama di Giuseppe Meazza dua pekan lalu memetik kemenangan 2-1.

Derita Chelsea bertambah dengan kartu merah yang diterima Didier Drogba di menit 88. Striker Pantai Gading, yang dibuat tak berdaya oleh Lucio dan Walter Samuel di sepanjang laga, mendapat kartu kuning kedua karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Thiago Motta.

Buat Inter, ini merupakan kali pertama dalam tiga tahun terakhir mereka lolos ke perempatfinal. Tahun lalu Zavier Zaentti cs terhenti di babak yang sama setelah ditundukkan Manchester United dengan agregat 0-2.

Sementara di kubu Chelsea hasil ini adalah kemunduran mengingat tahun lalu mereka bisa melangkah ke semifinal, sebelum akhirnya tersingkir secara dramatis oleh tim yang kemudian menjadi juara, Barcelona.

Susunan Pemain
Chelsea: Ross Turnbull; Branislav Ivanovic, Alex, John Terry, Yuri Zhirkov (Salomon Kalou '74); Michael Ballack (Joe Cole '62), John Obi Mikel, Frank Lampard; Nicolas Anelka, Didier Drogba, Florent Malouda

Inter Milan: Julio Cesar; Maicon, Lucio, Walter Samuel, Javier Zanetti; Esteban Cambiasso, Wesley Sneijder (McDonald Mariga '85), Thiago Motta (Marco Materazzi '90); Goran Pandev (Dejan Stankovic '75), Samuel Eto'o, Diego Milito

Catania 1-3 INTER

Catania - Inter Milan harus mengakui keunggulan Catania dalam lanjutan laga Seri pekan ke-28, Sabtu (13/3/2010) dinihari WIB. Tak hanya kalah 1-3, Nerazzuri pun harus mengakhiri 90 menit laga dengan 10 orang.

Dalam laga yang dihelat di Angelo Massimino itu, Inter sebenarnya mampu unggul dulu lewat Diego Milito. Namun, tiga gol beruntun lesakkan Maxi Lopez, Giuseppe Mascara dan Jorge Martinez memaksa Inter harus pulang dengan tangan hampa ke Milan. Kesemua gol terjadi di babak kedua.

Inter juga harus kehilangan Sulley Muntari yang dikartumerahkan wasit di sepuluh menit babak kedua tersisa.

Dengan kekalahan ini, La Beneamata memang masih kokoh di puncak klasemen dengan 59 poin. Namun, runner-up AC Milan yang baru bertanding lusa melawan Chievo Verona bisa memangkas selisih jadi satu poin jika menang.

Catania yang untuk pertama kalinya dalam 44 tahun menang atas Inter kini berada di posisi ke-15 dengan 31 poin dengan jumlah laga yang sama.

Jalannya pertandingan

Tiga menit laga berjalan, Giuseppe Mascara dari sebuah sepak pojok mengirimkan bola ke kotak penalti. Di sana ada Gilberto Martinez yang menyambut bola dengan tandukannya namun masih melenceng dari sasaran.

Pada menit ke-13 kembali Catania bikin ancaman. Lagi-lagi Mascara menjadi penyebabnya dengan umpan terukurnya kepada Adrian Ricchiuti yang disambut sepakan namun masih dapat ditepis Julio Cesar. Terjadi kemelut dan bola liar gagal dimaksimalkan Ciro Capuano setelah sepakannya melambung jauh di atas mistar.

Inter memperoleh peluang pertamanya pada menit ke-19. Dari umpan Esteban Cambiasso, Diego Milito mendapatkan bola. Namun, dalam keadaan badan tak seimbang ia melepaskan sepakan yang masih melebar dari gawang Mariano Andujar.

Di menit ke-33 akselerasi Wesley Sneijder di sisi kiri pertahanan Catania diakhirinya dengan sebuah sepak keras terukur yang memaksa Andujar melakukan penyelamatan atas gawangnya. Babak pertama pun berkesudahan imbang tanpa gol.

Gol yang ditunggu oleh Inter akhirnya tercipta sembilan menit setelah restart atau tepatnya pada menit ke-54. Bermula dari serangan balik yang dibangun Samuel Eto'o pun lantas mengumpan kepada kepada Sneijder.

Dengan tak egois, Sneijder yang melihat Milito berdiri bebas langsung menyodorkan bola kepada rekannya tersebut. Dan mudahnya Milito mengonversi assist Sneijder menjadi gol.

Catania sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-74. Tendangan Edgar Alvarez di dalam kotak penalti diteruskan Maxi Lopez dengan sebuah sontekan pelan menaklukkan Cesar. Dan bahkan tujuh menit sesudahnya tuan rumah berbalik unggul.

Diawali handsball Sulley Muntari saat situasi sepakan bebas berbuah tendangan penalti dan Muntari pun harus diusir keluar lapangan karena kartu kuning keduanya. Mascara yang jadi algojo sukses men-chip bola

melewati Cesar. Muntari saat itu baru berada di lapangan kurang dari dua menit.

Pada menit ke-90 Catania malah bisa menjebol lagi gawang Cesar untuk ketiga kalinya malam itu. Kesalah Lucio dalam membuang bola membuat Martinez dengan mudah mengecoh Cesar untuk menempatkan si kulit bundar ke dalam gawang.

Skor 3-1 pun bertahan hingga laga usai dan itu merupakan kekalahan ketiga Inter musim ini.

Susunan pemain

Catania: 21 Andujar; 22 Alvarez, 23 Terlizzi, 6 Silvestre, 33 Capuano (Potenza 88'); 19 Ricchiuti (Delvecchio 76'), 27 Biagianti, 13 Izco; 25 Martinez, 11 Maxi Lopez (Carboni 84'), 7 Mascara.

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 23 Materazzi, 4 Zanetti; 5 Stankovic (Pandev 77'), 19 Cambiasso (Muntari 79'), 17 Mariga (Quaresma 45'); 10 Sneijder; 22 Milito, 9 Eto'o.

INTER 0-0 Genoa

Milan - Inter Milan membuang peluang menjauhkan diri dari AC Milan dan AS Roma, setelah dalam laga kontra Genoa, Senin (8/3/2010) dinihari WIB, 'Biru Hitam' hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Duel tersebut digelar di Giuseppe Meazza. Inter yang butuh kemenangan untuk mengokohkan posisinya di puncak klasemen menguasai ball possesion, 52 erbandinga 48 persen. Data Soccernet mencatat Inter melepaskan 11 shots sedang Genoa hanya tujuh.

Satu poin yang dirahih bikin Nerazzuri tetap unggul empat angka dari Milan di posisi kedua dan beda tujuh dari Roma yang ada di peringkat ketiga. Jumlah pertandingan penghuni tiga besar itu sama, yaitu 27.

Sementara itu Il Grifone tertahan di posisi kesembilan dengan 39 poin.

Jalannya pertandingan

Meski bertindak sebagai tamu, Genoa mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Di delapan menit pertama, Domenico Cristico dan Salvatore Bochetti punya peluang berbahaya, namun tak satu pun yang berhasil menembus jala Julio Cesar.

Inter kemudian membalas lewat Sulley Muntari pada menit ke-10 lewat sepakan keras dari luar kotak penalti yang masih belum menemui sasaran. Dan sepuluh menit sesudahnya kembali lewat Muntari yang tendangannya melenceng tipis di sisi gawang.

Genoa kembali menekan pada menit ke-24 lewat David Suazo usai menerima umpan Alberto Zapater. Namun, bola hasil sepakan Suazo masih dapat diblok. Zapater di menit ke-32 menggenjot bola dengan keras dari luar kotak penalti tapi maish menyamping dari mulut gawang Inter.

Dejan Stankovic nyaris menjebol gawang Marco Amelia andaikan tendangan jarak jauhnya tidak ditepis oleh Amelia di pojok kanan atas. Semenit kemudian Wesley Sneijder membuang peluang setelah sepakannya masih tak berhujung gol.

Enam menit sesudah rehat, Inter melancarakan serangan balik yang berakhir bolanya di kaki Diego Milito. Sambil ditempel dua pemain lawan di dalam kotak penalti, Milito melepaskan tendangan yang masih menyamping di sisi gawang Amelia.

Pada menit ke-67 assist Samuel Eto'o menemui Mario Balotelli di area pertahanan Genoa. Dengan kaki kanannya, Balotelli melepaskan tembakan yang masih dapat ditepis oleh Amelia.

Hingga laga berakhir tak banyak peluang yang tercipta dari kedua tim sehingga skor 0-0 pun membawa Inter dan Genoa keluar dari lapangan.

Susunan pemain

Inter: 12 Julio Cesar; 13 Maicon, 6 Lucio, 25 Samuel, 4 Zanetti; 5 Stankovic (Queresma 75'), 11 Muntari (Cordoba 58'); 45 Balotelli, 10 Sneijder, 27 Pandev (Eto'o 58'); 22 Milito.

Genoa: 32 Amelia; 15 Papastathopoulos, 26 Bocchetti, 24 Moretti; 7 Rossi, 77 Milanetto, 21 Zapater, 4 Criscito; 14 Sculli (Palacio 61'), 19 Suazo (Jankovic 52') (Palladino 68'), 20 Mesto.