Sunday, August 30, 2009

Pekan 2
AC Milan 0-4 INTER
PEMBANTAIAN


Milan - Inter Milan tampil dominan atas AC Milan dalam Derby Della Madoninna, Minggu (30/8/2009) dinihari WIB. Alhasil, Nerazzuri pun meluluh lantahkan Rossoneri empat gol tanpa balas.

Dalam laga yang digelar di San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah tampil di bawah tekanan Inter yang tampil luar biasa selama 90 menit jalannya pertandingan. Inter unggul dalam segala-segalanya dari rival sekotanya itu.

Alhasil pada paruh pertama laga, Inter sudah unggul 3-0 lewat gol Thiago Motta, Diego Milito (penalti) dan Maicon. Dejan Stankovic mencetak gol tambahan untuk timnya di babak kedua.

Dengan hasil ini, untuk sementara Inter memimpin klasemen Seri A dengan empat poin.

Jalannya pertandingan


Lima menit babak pertama berjalan, Wesley Sneijder hampir saja membawa Inter unggul. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis dengan baik oleh Marco Storari.

Milan pun coba mengancam pertahanan Inter lewat aksi Alexandre Pato dan Ronaldinho. Sayangnya, kerjasama antara duo Brasil itu masih belum dapat menembus jala Julio Cesar.

Inter pun akhirnya membuka keran golnya pada menit ke-28. Diawali kerjasama Samuel Eto'o dan Milito di depan kotak penalti lawan. Nama terakhir pun memberi umpan ke kotak penalti yang kemudian diterima oleh Motta yang dengan sepakan kaki kiri terukurnya, Storari pun berhasil ditaklukkannya.

Inter menggandakan keunggulannya lewat penalti Milito pada menit ke-34 menyusul pelanggaran Gennaro Gattuso kepada Samuel Eto'o di kotak penalti. Milito pun sukses menyarangkan bola dengan mulus untuk mencetak gol perdananya bagi Inter.

Derita Milan makin bertambah usai Gattuso diusir wasit, setelah menerima kartu kuning keduanya karena melanggar Sneijder pada menit ke-39.

Lucio punya peluang untuk mencetak gol pada menit ke-44. Sayang tendangan kerasnya dari jarak dekat di dalam kotak penalti masih bisa diamankan oleh Storari.

Inter akhirnya menambah golnya pada laga ini melalui Maicon di menit ke-45. Berawal dari kerjasamanya dengan Milito di sisi kiri pertahanan Milan, bola sodoran Milito pun disambut Maicon yang sambil berlari lalu menendang bola yang merobek jala Storari. Skor 3-0 pun menjadi hasil akhir di paruh pertama laga.

Eto'o punya kesempatan untuk buat gol di detik-detik awal jalannya babak kedua. Menerima umpan datar dari Sneijder, Eto'o dengan sekali sentuhan pun langsung melepaskan sepakan keras namun masih belum menemu sasaran.

Gawang Milan kembali terancam pada menit ke-55 lewat sepakan keras Sneijder dari jarak 30 meter, namun bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Storari.

Pada menit ke-62 sebenarnya Inter mencetak gol lewat Eto'o, tapi hakim garis lebih dulu mengangkat bendera pertanda offiside.

Gol keempat Inter akhirnya datang di menit ke-67, setelah sepakan keras Stankovic dari jarak 25 yard melesak mulus masuk ke pojok kiri atas gawang, tanpa mampu ditahan oleh Storari.

Huntelaar yang masuk sebaga pemain pengganti punya peluang mencetak gol debutnya bagi Milan pada menit ke-69. Namun Cesar dengan sigap mengamankan sepakan striker Belanda itu.

Inter kembali mengancam di menit ke-75 lewat usaha Eto'o yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, sayang bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Milan. Stankovic pun menyusul dua menit berselang lewat sepakan jarak jauhnya yang masih dapat ditepis oleh Storari dan bola rebound gagal dimaksimalkan oleh Milito.

Peluang Milan untuk memperkecil ketinggalan datang lewat Huntelaar pada menit ke-86. Menerima umpan lambung ke daerah kotak penalti, Huntelaar pun melepaskan tembakan first time yang tepat mengarah ke pelukan Cesar.

Hingga berakhirnya laga, angka 4-0 tetap muncul di papan skor untuk kemenangan tim tamu.

Susunan pemain :


Inter : Cesar, Maicon, Lucio, Samuel, Chivu, Motta (Muntari 59'), Stankovic, Zanetti, Sneijder (Vieira 73'), Eto'o, Milito (Balotelli 78').

Milan : Storari, Jankulovski, Silva, Nesta, Zambrotta, Pirlo, Gattuso, Flamini (Seedorf 46'), Ronaldinho (Huntelaar 63'), Boriello (Ambrosini 46'), Pato.

Sunday, August 23, 2009

Pekan 1
INTER 1-1 Bari
Imbang di awal

Milan - Juara bertahan Inter Milan mengawali musim ini dengan hasil yang kurang memuaskan. Meski Samuel Eto'o mencetak gol dalam debutnya, Nerazzuri hanya bermain imbang dengan Bari.

Dalam laga yang dihelat di Giuseppe Meazza, Minggu (23/8/2009) malam WIB, Inter yang didukung puluhan ribu pendukung memegang kendali permainan. Meski begitu, La Beneamata tampak kesulitan untuk mencetak gol walaupun mempunyai banyak peluang.

Gol pun baru bisa diciptakan di babak kedua melalui penalti penyerang barunya, Eto'o, untuk kemudian disamakan oleh Bari lewat Vitali Kutuzov.

Dengan hasil ini tim asuhan Jose Mourinho harus puas memulai start-nya musim ini dengan satu poin di kantong. Hasil ini bisa jadi modal yang kurang bagus guna melakoni partai derby melawan AC Milan minggu depan.

Sebaliknya buat Bari, hasil imbang ini menjadi modal positif bagi anak-anak asuh Giampiero Ventura untuk mengarungi kerasnya persaingan Seri A musim 2009/2010.

Jalannya pertandingan


Enam menit laga berjalan, Samuel Eto'o punya peluang untuk buat gol. Sayangnya, sepakan striker Kamerun itu usai memainkan umpan tik-tak dengan Diego Milito, masih dapat dijinakkan oleh kiper Bari, Jean Francois Gillet.

Giliran Milito yang punya kesempatan pada menit ke-28. Diawali free kick Sulley Muntari, bola pun mengarah kepada Patrick Vieira yang lantas mengumpannya ke arah Milito. Sial bagi Milito, tendangan setengah volinya dari jarak delapan meter dari mulut gawang, masih tak menemui sasaran.

Lima menit berselang, Milito lagi-lagi membuang peluang untuk membawa timnya unggul. Tendangannya yang membentur kaki kiper masih bisa diselamatakan seorang bek Bari yang berada tepat di garis gawang.

Bari hampir saja membuat kejutan andai Vitali Kutuzov bisa tenang mengeksekusi peluang yang didapatnya di menit ke-45. Hingga turun minum, skor tetap kacamata dan kedua tim kini masih memasuki masa rehat 15 menit.

Inter akhirnya mampu membuka keran golnya di menit ke-56 melalui titik putih menyusul pelanggaran bek Bari, Leonardo Bonucci, kepada Diego Milito. Samuel Eto'o sebagai eksekutor sukses menceploskan bola ke jala Jean Francois Gillet. Ini merupakan gol perdana mantan penyerang Barcelona itu di Liga Italia musim ini.

Eto'o nyaris mencetak gol keduanya di menit ke-66. Sepakan Eto'o di dalam kotak penalti yang meneruskan umpan tarik Milito melenceng tipis di sisi gawang Gillet.

Keasyikan menyerang, Inter lupa akan pertahanan dan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Bari untuk mencetak gol penyeimbang. Diawali pergerakan Antonio Langella di sisi kiri pertahanan Inter yang diakhiri crossing ke kotak penalti lawan.

Di sana telah menunggu Kutuzov yang dengan sekali sentuhan setelah menerima bola, langsung menceploskan si kulit bundar ke jala Inter yang dikawal Julio Cesar. Skor 1-1 untuk kedua tim.

Bari hampir saja berbalik unggul dan lagi-lagi Kutuzov menjadi aktornya. Counter attack dari Bari sukses menembus pertahanan Inter dan Langella mengumpan kepada Kutuzov. Untung Cesar mampu men-tip bola yang ditendang oleh Kutuzov dan amanlah gawang Inter.

Hingga 90 menit berakhirnya laga, angka 1-1 tetap muncul di papan skor.

Susunan Pemain :


Inter : Julio Cesar, Maicon, Lucio, Materazzi (Cordoba 61'), Zanetti, Vieira (Quaresma 46'), Muntari (Balotelli 29'), Motta, Stankovic, Eto'o, Milito.

Bari : Gillet, Masiello, Ranocchia, Bonucchi, Parisi, Alvarez, Gizzi, De Vezze, Allegretti (Langella 58'), Sforzini (Rivas 60'), Kutuzov.

Saturday, August 08, 2009

Awal Yang Gagal
Super Italia
INTER 1-2 Lazio

Beijing - Lazio memenangi Supercoppa Italia tahun ini usai menundukkan Inter Milan 2-1. Gol Biancoceleste dipersembahkan oleh Francelino Matuzalem dan Tommaso Rocchi, sedang Nerazzuri membalas lewat Samuel Eto'o.

Laga Piala Super Italia antara Lazio kontra Inter digelar di Stadion Sarang Burung, Beijing, China, Sabtu (8/8/2009) malam WIB. Seperti diberitakan Goal, laga ini disaksikan langsung oleh 70 ribu pasang mata.

Peluang pertama didapatkan Inter ketika laga berlangsung setengah jam. Namun kans yang didapat Sulley Muntari gagal membuahkan hasil usai tendangannya melenceng dari sasaran.

Tujuh menit berselang, kiper Lazio Fernando Muslera menyelamatkan gawangnya dari sundulan Lucio yang menyambut bola sepak pojok Esteban Cambiasso..

Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan kedudukan sama kuat 0-0.

Lazio membuka skor di menit ke-66 lewat Francelino Matuzalem. Bola sepakan Matuzalem sempat diblok kiper Inter Julio Cesar. Namun pantulannya mengenai kepala Matuzalem dan si kulit bundar pun meluncur masuk ke agwang Inter.

Tiga menit berselang, Biancoceleste menambah keunggulan kali ini lewat Tomamaso Rocchi. Bola chip yang dilepaskan pemain berusia 31 tahun itu gagal dibendung Julio Cesar.

Inter membalas di menit ke-78 lewat Samuel Eto'o. Gol ini berawal dari kegagalan Ousmane Dabo mempertahankan bola. Si kulit bundar kemudian direbut Mario Balotelli yang selanjutnya menyodorkan bola ke arah Eto'o.

Empat menit menjelang bubaran, Inter kembali merobek gawang Lazio. Namun kali ini gol yang didonasikan oleh Diego Milito itu dianulir akibat wasit menilai telah terjadi offside.

Di lima menit masa injury time, Nerazzuri lebih banyak melancarkan tekanan. Namun kans yang didapat lewat tendangan bebas Eto'o masih melenceng tipis. Sementara sundulan Davide Suazo bisa ditangkal Muslera.

Skor 2-1 untuk Lazio bertahan hingga laga ditutup. Susunan Pemain
Inter Milan: Julio Cesar; Zanetti, Chivu, Lucio, Maicon, Stankovic (Balotelli 69'), Motta (Vieira 69'), Cambiasso, Muntari (Suazo 79'), Eto'o, Milito

Lazio: Muslera; Lichsteiner, Siviglia, Diakite, Kolarov, Brocchi, Baronio (Dabo 53'), Mauri, Matuzalem (Cribari 80'), Rocchi (Julio Cruz 72'), Zarate