Monday, March 23, 2009

PEKAN 29
INTER 3-0 REGGINA

MILAN - Inter Milan terus menjaga jarak dengan rival-rivalnya dalam perebutan gelar scudeto musim ini. Nerazzuri mantap di puncak klasemen setelah membekap tim papan bawah Reggina 3-0 pada Giornata ke-29 Serie A, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (22/3/2009).

Memulai laga dengan duet Zlatan Ibrahimovic dan Mario Balotelli di lini depan, Inter sukses mendominasi jalannya laga. Terbukti, baru lima menit laga berjalan, Inter sudah unggul lewat Esteban Cambiasso. Berawal dari bola muntah hasil sundulan Balotelli yang kemudian memberikan umpan jantung pertahanan, Stankovic berhasil meneruskan umpan tersebut dengan tumit untuk kemudian diselesaikan dengan tenang oleh Cambiasso hingga merobek gawang Christian Puggioni. 1-0 buat Inter.

Unggul satu gol, Inter semakin gencar menekan jantung pertahanan Gli Amaranto. Empat menit berselang, giliran Ibrahimovich yang mencatatkan namanya di papan skor lewat eksekusi penalti setelah pelanggaran yang dilakukan Carloz Valdez terhadap Amantino Mancini di kotak terlarang. 2-0 Nerazzurri menjauh.

Ibra hampir saja mencetak gol keduanya pada menit ke-17. Sayang, bola eksekusinya setelah memanfaatkan umpan Balotelli masih belum menemui sasaran. Reggina juga bukan tanpa peluang. Pasukan Nevio Orlandi sukes beberapakali merepotkan barisan belakang Inter melaui Brienza dan sang Francesco Cozza. Namun, hingga jeda, Reggina gagal mengubah skor 2-0 untuk Inter.

Memasuki babak kedua, Inter terus mendikte tim tamu. Serangan bertubi-tubi terus dilancarkan anak asuh Jose Mourinho dan kembali berbuah hasil pada menit ke-57 melalui Ibra. Bomber Timnas Swedia itu sukses melesakkan gol indah lewat tendangan lob yang kuasa dibendung Puggioni. 3-0 Inter berjaya.

Tertinggal tiga gol, para pemain Reggina terus berusaha bangkit dan melakukan berbagai serangan sporadis ke gawang Julio Cesar. Peluang terbaik Reggina pada pertandingan kali ini dihasilkan oleh Barreto dan Lanzaro. Sayang, dua kesempatan emas tersebut masih mentah ditangan Cesar. Alhasil, hingga akhir laga keunggulan 3-0 Inter tetap bertahan.

Dengan hasil ini, Inter terus membuka peluangnya mempertahankan trofi scudetto tetap di Giuseppe Meazza. Inter mantap di pucuk klasemen dengan koleksi 69 poin hasil dari 29 laga sekaligu menjaga jarak dengan rival terdekatnya Juventus dengan selisih 7 poin. Sementara bagi Reggina, kekalahan ini semakin menjerusmuskan Francesco Cozza di dasar klasemen dengan perolehan 20 poin dari jumlah laga yang sama.

Susunan Pemain:
Inter Milan
: Julio Cesar, Maicon, N. Rivas, D. Santon, E. Cambiasso, D. Stankovic/L. Jiminez/ Maxwell, J. Zanetti, A. Mancini/V. Obinna, S. Muntari, Z. Ibrahimovic, M. Balotelli.

Regginna: C. Puggioni, M. Lanzaro, C. Valdez, Gleison, A. Costa, E. Barreto, A. Barilla/A. Sestu, C. Carmona, D. Adejo/M. Krajcik, F. Brienza, F. Cozza/F. Ceravolo.

"Kami semua bermain dengan sikap yang sangat memukau hari ini. Kadang kala setelah banyak bermain di pertandingan malam hari, sangat sulit bermain di siangnya. Tapi kami memulai dengan baik dan mampu mengatur irama permainan," kata Cambiasso usai pertandingan seperti dilansir channel-4, Senin (23/3/2009).

Kemenangan 3-0 Inter Milan atas Reggina pada giornata ke-29 Serie A, di Stadion Guiseppe Meazza Minggu (22/3/2009), disambut gembira pelatih Jose Mourinho. Menurutnya, kemenangan ini mengantar Nerazzurri maju selangkah menuju gelar sudetto musim ini.
"Saya selalu mengatakan, akan sangat baik jika kami bisa terus memimpin klasemen dan menjaga jarak. Karena hal ini akan membuat Anda bisa terus fokus dalam setiap pertandingan tanpa memikirkan hasil pertandingan lain," papar Mourinho sebagaimana dikutip Sky Sports Italia, Minggu (22/3/2009).
"Berada di puncak klasemen merupakan keuntungan besar bagi kami. Kami berhasil menambah enam poin dalam dua laga terakhir menghadapi Fiorentina dan Reggina. Kini kami akan menjalani break karena ada jadwal pertandingan Internasional dan kami sadar, kompetisi musim ini hanya tersisa sembilan pertandingan lagi," tambahnya.

Monday, March 16, 2009

Pekan 28
IBRA 2-0 Fiorentina

MILAN - Inter Milan menebus kekecewaan setelah gagal melaju ke babak perempat final Liga Champions. Hutang itu langsung dilunasi dengan melumat Fiorentina 2-0 pada lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza, Minggu (16/3/2009).

Kemenangan itu juga semakin memperbesar Nerazzurri mempertahan gelar Scodetto musim ini. Hingga pekan ke-28 ini, Inter yang mengoleksi 66 poin, unggul tujuh angka atas seteru abadinya, Juventus. Sedangkan Fiorentina tetap berada di urutan kelima klasemen sementara dengan 46 poin.

Jalannya pertandingan pada babak pertama sangat menarik. Inter yang menjadi tuan rumah sempat terancam ketika pertandingan memasuki menit 10. Beruntung, kiper Inter Julio Cesar mampu mengagalkan tendangan yang dilesakkan striker Fiorentina Adrian Mutu.

Satu menit berselang, giliran Inter yang memperoleh peluang emas. Bedanya, pasukan Jose Mourinho itu mampu memanfaatkannya secara maksimal. Gol keunggulan Inter disumbangkan striker Zlatan Ibrahimovic. Pemain asal Swedia itu memperdayai kiper Fiorentina Sebastien Frey. Keunggulan Inter bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, jual beli serangan tetap diperagakan kedua tim. Sayangnya, permainan yang berjalan menarik tercoreng dengan permainan kasar yang diperagakan Inter. Buktinya, lima pemain Inter diganjar dengan kartu kuning.

Fiorentina nyaris menyamakan kedudukan ketika pertandingan tersisa delapan menit. Gelandang Marco Donadel membuat barisan belakang Inter tegang. Tendangan keras Donadel gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Cesar. Bek Inter Walter Samuel sigap melakukan penyelamatan.

La Viola yang gencar menyerang hingga jantung pertahanan Inter, justru menjadi lengah. Bukannya mencetak gol, Fiorentina malah kebobolan. Tragisnya, gol tersebut tercipta beberapa saat sebelum wasit Daniele Orsato meniupkan pluit akhir.

Gol kedua Inter juga dilesakkan Ibrahimovic. Untuk kali kedia, Frey tidak mampu menhadang laju bola hasil tendangan keras Ibrahimovic. Keunggulan 2-0 untuk Inter bertahan hingga babak pertama usai.

Thursday, March 12, 2009

UCL : MU 2-0 INTER

Manchester - Manchester United maju ke babak perempatfinal Liga Champions dengan kemenangan 2-0 atas Inter Milan. Sepasang gol itu masing-masing tercipta di awal babak pertama dan kedua.

Baru empat menit pertandingan berjalan, Julio Cesar sudah dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya. Tandukan Nemanja Vidic bikin MU unggul 1-0.

Cristiano Ronaldo menggenapkan kemenangan 'Setan Merah' berkat golnya empat menit usai babak kedua berjalan, setelah meneruskan umpan silang Wayne Rooney.

Hasil di Old Trafford, Kamis (12/3/2009) dinihari WIB, ini membuat MU melangkah ke babak delapan besar Liga Champions dengan agregat kemenangan 2-0 usai mengimbangi Inter tanpa gol di leg pertama.

Jalannya Pertandingan


MU yang melakukan kick-off langsung membangun serangan menuju gawang Inter yang dikawal Julio Cesar, pemain yang menjadi bintang 'Nerazzuri' di leg pertama dengan berulangkali menahan serangan MU.

Serangan MU akhirnya berbuah keunggulan di menit ke-4, usai Nemanja Vidic menanduk bola hasil sepak pojok Ryan Giggs. Kawalan Patrick Vieira tidak lekat sehingga Vidic leluasa menjebol gawang Inter.

Inter mendapat tendangan bebas di wilayah kanan pertahanan MU pada menit 11. Mario Balotelli melayangkan bola ke arah gawang MU, kendati si kulit bundar dengan mudah ditangkap Edwin van der Sar.

MU kemudian dua kali mencecar gawang Julio Cesar. Pada menit ke-15 Dimitar Berbatov melepaskan tembakan yang masih lemah dan dapat disapu, sedangkan sepakan first time Cristiano Ronaldo tak lama kemudian masih melambung jauh.

Dua kali MU meminta penalti di menit ke-19. Yang pertama ketika umpan silang Giggs di kotak penalti terkena lengan Walter Samuel yang terjatuh, berikutnya ketika sepakan Giggs tampak mengenai tangan Dejan Stankovic. Tapi wasit tidak berpendapat sama.

Beberapa saat sebelumnya, Inter juga mengklaim tendangan bebas di tepi kotak penalti usai Zlatan Ibrahimovic dijatuhkan John O'Shea. Dalam kesempatan itu, wasit juga tak sepaham dan melanjutkan permainan.

Ibrahimovic nyaris saja menyamakan kedudukan di menit ke-29. Tandukannya menyambut tendangan bebas dari kiri pertahanan MU membentur tanah dulu sebelum meluncur deras ke arah gawang MU, kendati hanya menghantam mistar.

Inter menyerang di menit ke-36. Bola lambung ditahan Ibra seraya memberikan ke Stankovic yang sedang melaju ke arahnya. Stankovic lantas melepaskan sepakan keras ke arah gawang dan memaksa Van der Sar "terbang" kendati arah bola masih melenceng tipis.

Tak lama berselang, umpan terobosan MU di kotak penalti Inter melepaskan O'Shea untuk berhadapan dengan Julio Cesar. Bola O'Shea tendang, tapi dari jarak dekat sang kiper masih bisa menghalau bola seraya menjatuhkan diri.

Lima menit sebelum jeda, gawang MU kembali dalam bahaya. Kesalahan operan bikin bola dikuasai Mario Balotelli yang lantas mengirimnya ke arah Ibrahimovic. Dari sisi kiri arah gawang, Ibra melepaskan tendangan menyusur tanah yang masih melebar tipis dari sasaran.

Babak kedua diawali dengan sepakan keras Balotelli dari luar kotak penalti ketika pertandingan baru berjalan sekian menit. Belum mengubah kedudukan, karena bola masih melebar dari sasaran.

Dari serangan yang dibangun di menit ke-49, umpan silang Wayne Rooney dari sayap kiri dengan lugas ditanduk Ronaldo yang memotong antisipasi Julio Cesar, untuk menyarangkan si kulit bundar ke dalam gawang Inter.

Adriano masuk di menit 58 untuk menggantikan Stankovic dan langsung memberi ancaman nyata. Dari serangan yang dia bangun, Adriano bekerja sama satu-dua dengan Cambiasso dan diakhiri dengan tendangan salto. Bola sepakan Adriano ini hanya mengenai tiang.

Semenit kemudian, MU ganti menekan. Ronaldo sudah berhadapan dengan Julio Cesar untuk membuat gol kedua, tapi sang kiper masih bisa menghalau dari jarak dekat. Pada menit 63, giliran sepakan keras Rooney dari jarak jauh yang dimentahkan Julio Cesar.

Ibra kembali mencatat peluang pada menit 74. Umpan silang Muntari diarahkan ke tiang jauh di mana dia sudah menanti, kendati bola tak tepat mengenai kepala Ibra dan akhirnya cuma berakhir di sisi luar gawang saja.

Lima menit sebelum bubaran, Ronaldo melepaskan salah satu tendangan kerasnya tapi Julio Cesar sigap mengamankan. Skor pun tetap 2-0 untuk MU.

Susunan Pemain:

Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 22-John O’Shea, 5-Rio Ferdinand, 15-Nemanja Vidic, 3-Patrice Evra; 7-Cristiano Ronaldo, 16-Michael Carrick, 18-Paul Scholes (Anderson '70), 11-Ryan Giggs; 9-Dimitar Berbatov, 10-Wayne Rooney (Park '84).

Inter Milan: 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 2-Ivan Cordoba, 25-Walter Samuel, 39-Davide Santon; 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 14-Patrick Vieira (Muntari '46); 5-Dejan Stankovic (Adriano '58); 8-Zlatan Ibrahimovic, 45-Mario Balotelli (Figo '70).

Genoa 0-2 INTER
Inter Sudahi Rekor Mulus Genoa

Genoa - Inter Milan belum tergoyahkan dari puncak klasemen Seri A setelah menang 2-0 atas Genoa, Minggu (8/3/2009) dinihari WIB. Skuad Hitam-Biru sekaligus mematahkan sebuah rekor bagus milik Genoa.

Dalam laga di Luigi Ferraris, gol Zlatan Ibrahimovic dan Mario Balotelli membuat Genoa untuk kali pertama di musim ini menelan kekalahan di kandangnya sendiri. Dari 13 laga sebelumnya, Il Grifone menang delapan kali dan seri empat kali.

Dengan demikian tinggal Inter tim yang sejauh ini belum pernah kehilangan angka jika bermain di depan publiknya sendiri.

Selain rekor bersih tersebut, Inter pun tetap dalam keadaan aman memimpin kompetisi. Kini Javier Zanetti dkk sudah mengumpulkan 63 poin dari 27 laga, unggul 10 angka dari tim peringkat dua, Juventus, yang dinihari ini akan bertanding melawan Torino.

Jalannya pertandingan


Pertandingan dimulai dengan luar biasa. Genoa sudah memiliki peluang di detik ke-30, tapi Inter langsung mencetak gol di 60 detik berikutnya. Ibrahimovic lolos dari perangkat offside dan dia me-lob bola untuk memperdaya kiper Rubinho. Itulah gol pertama bomber Swedia itu dalam satu bulan terakhir.

Diego Milito terhenti kesempatannya mencetak gol balasan buat Genoa karena dinilai offside, sementara bek Inter Marco Materazzi harus meninggalkan lapangan di menit 15 karena cedera lutut kanan. Ia digantikan Ivan Cordoba.

Di menit 20 Genoa hampir menyamakan kedudukan ketika sundulan jarak dekat Thiago Motta, dari umpan silang Giuseppe Biava, masih bisa dihalau dengan tipis oleh Julio Cesar. Penyelamatan luar biasa dari kiper Brasil tersebut.

Di menit 31 Inter kembali harus melakukan pergantian pemain setelah bek Nicolas Burdisso juga cedera. Pelatih Jose Mourinho memberi kesempatan pada gelandang Sulley Muntari untuk masuk, dan menarik Esteban Cambiasso sebagai bek tengah.

Cesar kembali beraksi menyelamatkan gawangnya. Kali itu ia meredam tandukan kedua Tiago, juga mengamankan keadaan dari rebound Milito.

Di satu jam pertandingan Inter memperoleh gol keduanya. Dari bola panjang Ibrahimovic, Balotelli melepaskan tembakan keras yang mengalahkan kiper Rubinho. Marco Rossi mencoba menghalau bola dari garis gawang, tapi hakim garis menganggap bola telah melewati garis alias gol.

Balotelli kembali menjadi sorotan ketika ia melakukan tekel keras terhadap Tiago saat bola sudah meninggalkan mereka. Penyerang muda Italia itu beruntung karena wasit tidak memberinya kartu kuning. Minggu lalu Balotelli menciptakan kontroversi di media atas tuduhan diving saat Inter bermain 3-3 melawan AS Roma.

Di menit-menit terakhir Inter nyaris memperbesar keunggulannya kalau saja Rubinho tidak mampu menggagalkan tendangan Amantino Mancini akibat kesalahan Matteo Ferrari. Balotelli juga lolos dari potensi diberi kartu kuning kedua di injury time, sampai akhirnya pertandingan selesai dengan skor 2-0.

Susunan pemain


Genoa: Rubinho; Biava, Ferrari, Bocchetti (Mesto 72); Rossi, Juric, Thiago Motta, Criscito; Sculli (Olivera 66), Milito, Jankovic (Palladino 56)

Inter: Julio Cesar; Maicon, Burdisso (Muntari 31), Materazzi (Cordoba 16), Santon; Zanetti, Cambiasso, Stankovic; Figo (Mancini 72); Ibrahimovic, Balotelli

INTER 3-3- ROMA

MILAN - Inter Milan menunjukan kualitas mereka sebagai juara bertahan. Sempat tertinggal 3-1, tim besutan Jose Mourinho itu mampu memaksa pertandingan berakhir 3-3 di Giuseppe Meazza, Senin (2/3/2009).

Dalam laga ini, Mourinho membuat keputusan berani dengan mencadangkan bomber andalan Zlatan Ibrahimovic. The Special One hanya menurunkan duet Adriano Riberio dengan Mario Balotelli di lini depan.

Roma sempat mengejutkan pendukung tuan rumah, setelah gelandang Daniele De Rossi berhasil membawa Il Lupo unggul 1-0 pada menit ke-23. Sundulan De Rossi memanfaatkan umpan Marco Motta gagal dibendung Julio Cesar.

Enam menit kemudian Roma kembali berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini, giliran mantan pemain Liverpool John Arne Riise yang mampu membobol gawang Cesar. 2-0 Roma memimpin hingga turun minum.

Di babak kedua, Inter memutuskan untuk meningkatkan daya serang. Hasilnya, I Nerazzurri berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-1, setelah Balotelli mencetak gol ke gawang Alexander Doni pada menit ke-50.

Namun, tujuh menit kemudian, Roma kembali berhasil menambah keunggulan menjadi 3-1. Kini, giliran gelandang Matteo Brighi yang sukses menggetarkan jala Cesar usai menerima Julio Baptista.

Perlahan namun pasti, Inter mampu keluar dari tekanan gencar Roma. Javier Zanetti dkk kembali berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan menjadi 3-2 melalui tendangan penalti Balotelli pada menit ke-63.

Keputusan jeli Mourinho memasukkan Hernan Crespo menggantikan Dejan Stankovic ternyata membuahkan hasil. Crespo akhirnya menjadi penyelamat Inter setelah mencetak gol ke gawang Doni di menit 79.

Roma dengan gencar menekan pertahanan Inter untuk mencuri tiga poin. Namun, beberapa peluang tercipta gagal menjadi gol. Skor 3-3 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Hasil ini, maka Inter masih tetap memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan tujuh poin dari peringkat kedua Juventus. I Nerazzurri mengumpulkan 70 poin, sedangkan Juve mengoleksi 63 dari 26 pertandingan.