Friday, May 29, 2009

Pekan 37
Cagliari 2-1 INTER
Kekalahan ke-empat

Milan - Juara Seri A Inter Milan merasakan kekalahan keempatnya di musim ini. I Nerazzurri ditaklukkan oleh Cagliari dengan skor tipis 1-2.

Inter telah memastikan merebut Scudetto di musim ini. Namun hal itu tak membuat pelatih Jose Mourinho menurunkan skuad lapis keduanya saat bertandang ke-Stadio Sant'Elia, Minggu (24/5/2009).

Zlatan Ibrahimovic dan Julio Cruz dipasang Mourinho untuk memperkuat lini depannya. Striker internasional Swedia ini akhirnya membuat Inter unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan delapan menit.

Gol itu juga membuat Ibrahimovic tetap bersaing sebagai Capocannoniere dengan 23 gol atau sama dengan Marco Di Vaio (Bologna). Peluang Ibrahimovic tetap terbuka dimana Seri A masih menyisahkan satu laga lagi.

Namun, Cagliari menyamakan kedudukan lewat gol Andrea Cossu di menit ke-34. Inter akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah Robert Acquafresca memastikan kemenangan Cagliari di menit ke-71.

Di laga lainnya, Fiorentina imbang 1-1 dengan Lecce. Martin Jorgensen menyelamatkan La Viola dari kekalahan lewat golnya di saat akhir pertandingan. Sedangkan Lecce unggul dulu lewat gol Simone Tiribocchi di menit ke-50.

Hasil tersebut membuat Fiorentina masih tetap berpeluang untuk tampil di Liga Champions musim depan. Sedangkan Lecce sudah dipastikan akan berlaga di Seri B musim depan karena mereka telah terdegradasi.

Sementara tim lainya yang sudah lebih dulu terdegradasi adalah Reggina. Sementara Torino dan Bologna masih saling bersaing hingga di pekan terakhir besok. Keduanya sama -sama mengumpulkan 34 poin

Susunan Pemain :

Cagliari: Marchetti; Pisano, Lopez (Astori 81), Canini, Agostini; Fini (Lazzari 62), Conti, Parola (Biondini 54); Cossu; Jeda, Acquafresca

Inter: Toldo; Santon, Burdisso, Materazzi, Chivu (Bolzoni 75); Vieira, Cambiasso, Zanetti; Jimenez (Mancini 67); Ibrahimovic, Cruz (Balotelli 60)

Thursday, May 21, 2009

Pekan 36
INTER 3-0 Siena
SCUDETTO !!!

Inter Milan tetap tampil maksimal meski sudah memastikan gelar juara Seri A musim ini. Buktinya, saat menjamu Siena di Stadion Giuseppe Meazza, Senin, 18 Mei 2009, Inter tampil ngotot dan merebut kemenangan dengan skor telak 3-0.

Bertanding di hadapan publiknya, Inter sebenarnya mendapat perlawanan cukup berarti dari Siena di awal babak pertama. Sederet peluang pasukan Marco Giampaolo berhasil mengancam gawang Inter yang dijaga oleh Julio Cesar.

Salah satunya terjadi pada menit ke-4. Pemain Siena Calaio berhasil menerobos jantung pertahanan Inter sebelum akhirnya dihentikan oleh aksi gemilang Julio Cesar.

Siena kembali mengancam pada menit ke-28 lewat sebuah umpan sepak pojok. Namun usaha untuk membuahkan gol gagal setelah pemain belakang Inter, Stankovic berhasil membuang bola jauh ke depan.

Inter mulai mengambil alih serangan. Namun serangan yang dibangun oleh penyerang-penyerang Inter masih membentur tembok tebal sampai akhirnya Esteban Cambiasso berhasil memecah kebuntuan di menit ke-45.

Berawal dari kemelut yang terjadi di depan gawang Siena, Esteban sukses mencetak gol pertama bagi Inter. Skor 1-0 ini bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Inter kembali tampil menyerang. Hanya tujuh menit setelah wasit meniup pluit babak kedua, Inter kembali mengoyak jala Siena. Kali ini lewat aksi Balotelli.

Keunggulan 2-0 tak membuat pemain Inter puas. Pada menit ke-76, Nerazzurri kembali mencetak gol ketiga lewat aksi Ibrahimovic. Skor pun berubah menjadi 3-0.

Pelatih Inter, Jose Mourinho melalukan pergantian penjaga gawang pada menit ke-78. Julio Cesar ditarik ke luar dan digantikan dengan Paolo Orlandoni. Namun kesempatan ini gagal dimanfaatkan oleh Siena.

Hingga pertandingan usai, skor tak berubah 3-0 untuk Inter. Berkat kemenangan ini Inter semakin meninggalkan jauh tim-tim lainya. Saat ini, Inter kokoh di puncak dengan koleksi 81 poin dari 36 laga.

Inter Milan sudah memastikan gelar juara musim ini setelah pesaing satu-satunya AC Milan ditekuk Udinese 1-2, Sabtu, 16 Mei 2009. Kekalahan tersebut membuat laju Inter sudah tak terkejar lagi oleh tim manapun di Seri A.

Susunan Pemain

Inter (4-3-2-1): Julio Cesar; Zanetti, Cordoba, Samuel, Chivu; Stankovic, Cambiasso, Muntari; Figo (Santon, 61’), Balotelli; Ibrahimovic.

Siena (4-3-1-2): Curci; Ficagna, Portanova, Brandao, Del Grosso; Vergassola, Codrea (Coppola, 46’), Galloppa; Kharja (Jarolim, 46’); Calaió, Ghezzal.

Wednesday, May 13, 2009

Pekan 35
Terhadang Di Verona
Chievo 2-2 INTER

VERONA - Internazionale Milan gagal mengamankan gelar Scudetto pada gelaran giornata ke-35. Nerazzurri secara mengejutkan ditahan klub papan bawah Chievo Verona 2-2, Minggu (10/5/2009).

Tampil sebagai tim tamu, Inter sebenarnya berpeluang membawa pulang tiga angka pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Marc'Antonio Bentegodi. Pasalnya, ketika laga baru berjalan tiga menit, anak-anak asuh Jose Mourinho langsung mengemas keunggulan melalui bomber veteran Hernan Crespo.

Setelah Esteban Cambiasso gagal memaksimalkan umpan cantik Dejan Stankovic, Crespo menyambar bola mentah hasil tepisan kiper Stefano Sorrentino dan membuka keunggulan bagi Inter.

Namun, semangat juang The Flying Donkeys tidak surut. Klub besutan Domenico Di Carlo berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-27 melalui gelandang Michele Marcolini. Marcolini yang mendapat umpan dari Simone Bentiviglio di sisi kanan segera melesakkan tendangan ke arah Julio Cesar. Kiper kebanggaan Brasil itu nyaris tak bergerak dalam mengantisipasi serangan Marcolini. Skor 1-1 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak kedua, Inter kembali berusaha mengungguli tuan rumah. Upaya Inter membuahkan hasil di menit ke-64 melalui bomber muda Mario Balotelli. Bomber keturunan Ghana itu sukses menjaringkan bola setelah melesakkan tendangan setengah voli yang melayang tepat ke pojok kanan gawang Sorrentino.

Sayang, kegembiraan Inter hanya bertahan sementara. Hanya berselang sembilan menit, Chievo kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui Luciano yang sukses mengecoh Cesar dengan tendangan voli rendahnya di atas tanah.

Tuesday, May 05, 2009

Pekan 34
INTER 2-0 Lazio
Selangkah Menuju Scudetto 17


Milan - Inter Milan akhirnya kembali memetik kemenangan. Menjamu Lazio, Nerazzurri unggul 2-0 lewat gol dan assist dari Zalatan Ibrahimovic yang makin mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.

Inter dalam tiga pertandingan sebelumnya tak pernah sekalipun menang. Dua kali bermain imbang dan menelan satu kekalahan membuat Zavier Zanetti cs dapat tekanan keras plus ancaman posisinya di geser AC Milan yang belakangan justru tampil meyakinkan.

Namun Inter menjawab semua keraguan yang diarahkan pada mereka menyusul kemenangan atas Lazio dengan Zlatan yang jadi bintang menyusul gol dan assist yang dia buat. Jumlah poin yang kini dikumpulkan anak asuh Jose Mourinho adalah 77 atau unggul 10 angka atas Rossoneri di posisi dua. Milan sendiri baru akan bertanding padaMinggu malam nanti dengan menghadapi Catania.

Dengan empat pertandingan tersisa, jalan Inter untuk bisa mempertahankan titel juara terbuka cukup lebar. Apalagi di pekan-pekan selanjutnya justru Milan yang dihadapkan padajadwal pertandingan tak mengenakkan mengingat banyak tim kuat yang harus dihadapi.

Jalannya Pertandingan


Inter langsung menggebrak di awal laga yang dilangsungkan di Giuseppe Meazza, Minggu (3/5/2009) dinihari WIB. Tendangan Alessandro Mancini yang masih melenceng setelah dapat bola dati tandukan Zalatan Ibrahimovic mengawali tekanan ke gawang Lazio.

Inter harus menunggu hingga menit 23 sebelum bisa membuat peluang lainnya. Namun upaya itupun tak membuahkan hasil karena tandukan Ibrahimovic saat menyambut umpan terukur Luis Figo dari dalam kotak penalti melebar ke arah tiang jauh.

Di menit 32 gantian Zlatan yang mengkreasikan peluang saat dia melepaskan umpan silang dengan mencungkil bola. Namun sama seperti peluang yang sebelumnya digagalkannya, upaya Sulley Muntari mengarahkan bola juga sia-sia karena si kulit bundar justru melayang terlalu melebar.

Meski lebih banyak ditekan, Lazio sempat membuat Interisti menahan napasnya menyusul sebuah tendangan keras yang dilepaskan Christian Brocchidari jarak sekitar 23 meter. Julio Cesar harus bersusah payah menghindarkan gawangnya dari kebobolan dari proses ini, tapi dia berhasil dan kejadian tersebut cuma berujung tendangan sudut.

Kebuntuan Nerazzurri akhirnya dipecahkan di babak kedua, tepatnya menit 58 lewat Ibrahimovic. Striker Swedia itu mencetak golnya yang ke-21 sepanjang musim ini dengan sebuah sepakan keras yang tak kuasa dihalau kiper Fernando Muslera.

Tertinggal satu gol sama sekali tak memutus semangat Lazio karena mereka terus berupaya menekan tuan rumah, meski tak satupun yang bisa benar-benar membahayakan gawang Cesar. Justru Inter yang kemudian menggankan keunggulan di menit 70.

Muntari mencatatkan namanya di papan skor setelah dia berhasil mengejar umpan terobosan yang memecah pertahanan Lazio. Berhadapans satu lawan satu dengan kiper Muslera, Muntari dengan dingin menceploskan bola ke dalam gawang tanpa sedikitpun bisa diantisipasi sang kiper.

Beberapa menit sebelum laga berakhir, Inter punya peluang menambah jumlah golnya. Namun Hernan Crespo yang harus berjuang sendirian dengan dua bek lawan akhirnya dibuat sama sekali tak berdaya, dia kehilangan bola tepat di muka kotak penalti tanpa sempat melepaskan tendangan.

Susunan Pemian
Inter: Julio Cesar; Santon (Vieira 56), Cordoba, Samuel, Chivu; Zanetti, Cambiasso, Muntari (Burdisso 74); Figo, Ibrahimovic, Mancini (Crespo 56)

Lazio: Muslera; Radu, Siviglia, Rozenhal, Kolarov; Brocchi, Ledesma, Matuzalem, Del Nero (Foggia 62); Rocchi, Zarate (Kozak 84)