Monday, February 16, 2009

INTER MENANGI DERBY



MILAN - AC Milan gagal mengulang suksesnya pada derby Della Madonnina jilid I menghadapi Inter Milan, September silam. Pada laga di Giuseppe Meazza Senin (16/2/2009) dinihari, Rossoneri harus takluk 1-2 dari Inter.

Dengan kekalahan ini, Milan tetap terpaku di posisi tiga klasemen sementara dengan 45 poin, hasil 24 laga. Kekalahan ini juga semakin memudahkan jalan Inter mempertahankan gelar Scudetto yang keempat secara beruntun.

Inter kini semakin mantap di puncak klasemen dengan poin 56, atau unggul sembilan angka dari Juventus di posisi dua dan 11 angka dari Milan.
Sejak wasit Roberto Rosetti meniup peluit tanda dimulainya laga, baik Inter maupun Milan langsung menampilkan permainan menyerang dan terbuka. Peluang pertama didapatkan Inter Milan melalui bomber andalannya Zlatan Ibrohimovic di menit pertama laga.

Sayang, sundulan Ibra setelah memanfaatkan umpan Esteban Cambiasso masih melambung di atas mistar. Nerazzurri kembali memiliki peluang emas untuk membuka keunggulan melalui Dejan Stankovic di menit ke-18. Sayang, Stankovic yang sudah berdiri bebas dan berhadapan satu lawan satu dengan Christian Abbiati gagal memanfaatkan peluang setelah bola yang dikuasainya berhasil di curi Massimo Ambrosini.

Serangan balik cepat yang dibangun para pemain Inter akhirnya membuahkan hasil. Adalah Adriano yang berhasil membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-29. Bomber asal Brasil itu sukses menanduk bola hasil umpan silang Douglas Maicon dan menjebol gaawang Abbiati.

Gol Adriano ini memang sempat diprotes Abbiati yang melihat bomber raksasa itu mencetak gol dengan tangan. Namun apapun keluhan Abbiati wasit tetap memberikan gol bagi Inter. 1-0 untuk Nerazzurri. Menjelang akhir babak pertama, Inter kembali membuat fansnya bergemuruh. Stankovic yang berhasil menerima umpan manis Ibra, berhasil melepaskan tembakan first time yang tak mampu dibendung Abbiati. Keunggulan 2-0 Inter bertahan hingga jeda.

Di sisa waktu babak 2 , Milan berusaha keras menyamakan kedudukan melalui peluang yang diperoleh Pato, Seedorf dan Inzaghi. Sayang, hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga, Milan harus mengakui ketangguhan saudara mudanya tersebut dan harus menyerahkan kemenangan di derby Della Madonnina jilid II itu ke tangan Inter Milan (1-2).
Tambahan tiga angka membuat Javier Zanetti dkk mengoleksi 56 poin, unggul sembilan angka atas Juventus. Sedangkan Milan sendiri tercecer 11 angka.

"Masih ada 33 poin yang tersedia. Jalannya masih panjang. Saya tidak dapat berkata dan berpikir, maka perburuan Scudetto berakhir. Bisa dikatakan bahwa jika kami tidak menang maka gelar akan pergi. Sekarang ada di tangan kami," kata Mourinho usai laga seperti dilansir channel-4."Malam ini sangat penting, karena kami memberikan kesempatan untuk meninggalkan Juventus dan Milan. Kami menjauh dalam psikologis yang sulit," lanjut mantan pelatih FC Porto dan Chelsea itu.

"Posisi kami di puncak klasemen Serie A bukan apa-apa. Semua pihak harus mengerti hal ini, setidaknya kita masih harus mengumpulkan 30 poin lagi," ungkap Ibra.
"Saya tidak memungkiri kalau kemenangan atas Milan memiliki arti yang sangat penting buat perjalanan tim. Namun, hal itu hendaknya jangan sampai membuat kita lupa diri," tandasnya lagi seperti dilansir AP, Senin (16/2/2009).

Gegap gempita menyambut kemenangan 2-1 Inter Milan atas rival satu kotanya AC Milan terus membahana, namun ketika Nerazzurri di sebut-sebut sudah hampir menggengam gelar Scudetto, penyerang andalan mereka Zlatan Ibrahimovic menolak.

"Posisi kami di puncak klasemen Serie A bukan apa-apa. Semua pihak harus mengerti hal ini, setidaknya kita masih harus mengumpulkan 30 poin lagi," ungkap Ibra. Walaupun demikian, Ibra sama sekali tidak mengecilkan arti kemenangan timnya atas pasukan Rossonerri. Baginya, kemenangan tersebut sangat penting buat perjalanan timnya kedepan.

"Saya tidak memungkiri kalau kemenangan atas Milan memiliki arti yang sangat penting buat perjalanan tim. Namun, hal itu hendaknya jangan sampai membuat kita lupa diri," tandasnya lagi seperti dilansir AP, Senin (16/2/2009).

Ibra juga dengan bangga menyebut kemenangan yang mereka raih merupakan sebuah bukti nyata kekuatan La Baneamata. Bahkan, dia menyatakan kalau pasukan Jose Mourinho bisa saja membuat gol lebih banyak lagi. "Ini adalah bukti determinasi Inter di Serie A. Kami sebenarnya punya kesempatan membuat gol lebih banyak, namun Milan juga yang cukup tangguh, mereka bisa mengatasi tekanan itu," tutup bomber Swedia itu.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home